Konten dari Pengguna

Kumpulan Contoh Soal Menjodohkan dan Kunci Jawabannya dalam Matematika

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://unsplash.com/@nguyendhn - contoh soal menjodohkan
zoom-in-whitePerbesar
https://unsplash.com/@nguyendhn - contoh soal menjodohkan

Contoh soal menjodohkan biasanya diberikan sebagai latihan mengerjakan soal untuk siswa yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD). Soal menjodohkan merupakan salah satu bentuk soal yang terdiri dari pertanyaan yang sudah disediakan pilihan jawabannya. Sedikit mirip dengan soal yang memberikan jawaban metode pilihan ganda, hanya ada sedikit perbedaan dari konsepnya.

Contoh soal menjodohkan diberikan kepada siswa SD karena dinilai agak lebih mudah dipahami dibandingkan dengan contoh soal lainnya. Dalam soal menjodohkan, pertanyaan pertama umumnya disebut dengan stimulus atau premis, sedangkan pertanyaan kedua dikenal dengan respon.

Contoh Soal Menjodohkan Matematika SD

Berikut contoh soal menjodohkan pada pelajaran matematika untuk siswa SD, khususnya yang duduk di bangku kelas 3.

Mari menjodohkan dengan jawaban tepat!

1. 1, 3, 5, 7, 9, …. a. 2

2. 900 : 3 : 4 = …. b. 11

3. 25, 35, c, 55, 65, 75

c = …. c. 22

4. 532 + 436 – 647 = …. d. 45

5. 663 : 3 + 111 = …. e. 75

6. 65 x 10 : 5 = …. f. 130

7. 899 + …. = 901 g. 191

8. 12, 14, 16, 18, 20, a, 24.

a = …. h. 194

9. 317 – 861 : 7 = …. i. 321

10. 19 x 5 + 12 x 8 = …. j. 332

Kunci Jawaban:

b. 11

e. 75

d. 45

i. 321

j. 332

f. 130

a. 2

c. 22

h. 194

g. 191

Kelebihan dan Kekurangan Contoh Soal Menjodohkan

Mengutip dari buku Evaluasi dan Penilaian dalam Pembelajaran, kelebihan contoh soal menjodohkan, antara lain:

  1. Relatif lebih mudah dalam merumuskan butir soal

  2. Cukup ringkas dan efektif dari segi rumusan butir soal dan pilihan jawaban

  3. Perhitungan skor soal matematika dapat dilakukan dengan mudah, cepat, dan lebih objektif.

Kekurangan contoh soal menjodohkan, yaitu:

  1. Cenderung hanya mengukur kemampuan mengingat

  2. Agak kurang tepat digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif

  3. Kemampuan menebak dengan benar menjadi relatif tinggi karena jumlah pernyataan soal (dalam lajur sebelah kiri) dengan pernyataan jawaban (dalam lajur sebelah kanan) tidak banyak berbeda.

Itu tadi ulasan mengenai konsep dan contoh soal menjodohkan bagi siswa Sekolah Dasar (SD). Semoga bisa dijadikan sebagai bahan belajar di rumah. (DNR)