Kumpulan Terjemahan Kitab Kuning yang Mudah Dipelajari Santri Pemula

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kitab kuning merupakan salah satu media pembelajaran yang umumnya diajarkan di lingkungan pondok pesantren di Indonesia. Kitab kuning merupakan kitab dengan bahasa Arab yang ditulis oleh ulama-ulama klasik.
Mengutip buku berjudul Goes to Pesantren karangan M. Dzanuryadi (2010: 20) kitab kuning adalah kitab klasik yang memuat kajian-kajian ilmu agama islam (dirisat islamiyyah) yang mencakup fiqh, aqidah, tasawwuf, akhlak dan tata bahasa.
Kitab kuning dijadikan rujukan utama menempuah pendidikan pesantren. Tujuan utama santri menempuh pendidikan pesantren adalah mendalami (tafaqquh) agama islam dangan segala ilmu yang melingkupinya.
Belajar kitab kuning memerlukan pengetahuan yang tinggi dan banyak dalam belajar karena menggunakan bahasa Arab gundul (tanpa harakat). Oleh karena itu, dalam belajar kitab kuning disediakan tingkatan-tingkatan yang terdiri dari awal, menengah dan lanjut.
Selain dengan belajar dengan tingkatan dasar kitab kuning, dewasa ini banyak kitab kuning yang sudah diterjemahkan. Tujuannya adalah memudahkan para santri yang baru belajar kitab kuning. Berikut kumpulan kitab kuning tejemahan yang dapat dipelajari para santri yang baru belajar kitab kuning.
Kumpulan Terjemahan Kitab Kuning di Pondok Pesantren
Berikut kumpulan terjemahan kitab kuning yang dapat dipahami para santri pemula.
1. Kitab Ala La Tanalul Ilma
Kitab Ala La Tanalul Ilma menjelaskan tentang fadhilah dan adab dalam menuntut ilmu. Dalam kitab ini berisi syair nadhom yang disastrakan dari beberapa hadist, kata ulama dan para anbiya.
2. Kitab Al-Mawaidzul Ushfuriyah
Kitab Al-Mawaidzul Ushfuriyah merupakan kitab kuning klasik yang mengulas tentang 40 hadist yang sudah dikumpulkan secara khusus berdasarkan bab-bab yang berurutan. Kemudian, di dalamnya ditambah penjelasan-penjelasan singkat dan kisah-kisah inspiratif yang dapat memotivasi dalam mempelajari ilmu agama islam secara mendalam.
3. Kitab Hidayatul Mustafid
Kitab Hidayatul Mustafid mempelajari ilmu tajwid. Tajwid adalah pengetahuan tantang kaidah serta cara-cara membaca Al-Qur’an dengan sebaik-baiknya. Salah satunya dengan mengetahui hukum-hukum nun mati, tanwin dan mim mati serta pembagiannya.
4. Kitab Hujjah Ahlus Sunnah Wal Jamaah
Kitab Hujjah Ahlus Sunnah Wal Jamaah atau landasan ahlus sunnah wal jama’ah yang mempelajari tentang keutamaan bacaan Al-Qur’an, shalat Jum’at, shalat tarawih, penetapan bulan Ramadhan dan lainnya.
5. Kitab Minhatul Mughits
Kitab Minhatul Mughits menjelaskan dasar-dasar dalam ilmu hadist Dariyah atau Ilmu Musthalah Hadist. Secara singkat kitab ini berisi tantang pengertian dan definisi tentang sanad sebuah hadist.
Itulah beberapa kitab kuning terjemahan yang dapat dipelajari para santri pemula agar memudahkan dalam belajar kitab kuning sebelum ke tingkat selanjutnya. (MZM)
