Konten dari Pengguna

Kunci Jawaban TTS Asli Level 49: Peleburan Sifat Asli dengan Lingkungan Sekitar

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi laki-laki bermain teka-teki silang. Foto: Unsplash/Johan Mouchet
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi laki-laki bermain teka-teki silang. Foto: Unsplash/Johan Mouchet

Dalam sebuah kehidupan bermasyarakat, kebudayaan menjadi salah satu unsur yang tidak bisa dipisahkan. Namun dengan berjalannya waktu dan datangnya orang dari luar, kebudayaan baru banyak berdatangan dan kebudayaan asli semakin tergerus. Hal ini seperti yang ditanyakan dalam TTS Asli level 49: peleburan sifat asli dengan lingkungan sekitar. Lantas, apa jawaban dari pertanyaan tersebut?

Baca Juga: Kunci Jawaban TTS Asli Level 57: Jiplakan Terhadap Karya Sastra

Kunci Jawaban TTS Asli Level 49: Peleburan Sifat Asli dengan Lingkungan Sekitar

Ilustrasu peleburan sifat asli dengan lingkungan sekitar. Foto: Unsplash/Dim Hou

Dikutip dari buku Komunikasi Lintas Budaya oleh Wina Puspita Sari, M.Si. dan Menati Fajar Rizki, M.I.Kom. (2021: 57), pembauran dua kebudayaan yang disertai dengan hilangnya ciri khas kebudayaan asli sehingga terbentuk kebudayaan baru adalah asimilasi.

Proses terbentuknya asimilasi di dalam masyarakat dapat terjadi apabila terdapat hal-hal sebagai berikut:

  • Kelompok (golongan) manusia dengan latar belakang kebudayannya yang berbeda-beda.

  • Saling bergaul/bersosial secara langsung dan dilakukan dengan secara intensif untuk waktu yang lama.

  • Kebudayaan-kebudayaan golongan-golongan tadi masing-masing itu berubah sifatnya yang khas, serta juga unsur-unsurnya berubah wujudnya menjadi unsur-unsur kebudayaan campuran.

Ciri-Ciri Asimilasi

Terjadinya asimilasi budaya pada proses sosial apabila memiliki ciri-ciri berikut:

  • Berkurangnya perbedaan disebabkan karena adanya usaha-usaha untuk mengurangi serta juga menghilangkan perbedaan antarindividu atau juga kelompok.

  • Mempererat kesatuan tindakan, sikap, serta perasaan dan juga memperhatikan kepentingan dan tujuan bersama.

  • Tiap-tiap individu sebagai kelompok dalam melakukan interaksi secara langsung serta intensif secara terus-menerus.

  • Tindakan seseorang dalam memberikan peninjauan terhadap kebudayaan lainnya demi terwujudunya kepentingan umum. Maksudnya ialah dalam peninjauan yang dilakukan tersebut dianggap akan mampu mengakomodasi keinginan itu secara bersama dalam kehidupan bermasyarakat.

Faktor Pendorong Terjadinya Asimilasi

Dikutip dari buku yang sama, faktor-faktor yang mendorong atau mempermudah terjadinya asimilasi di sebuah lingkungan masyarakat yakni:

  • Toleransi di antara sesama kelompok yang berbeda kebudayaan.

  • Kesempatan yang sama dalam bidang ekonomi.

  • Kesediaan menghormati dan menghargai orang asing dan kebudayaan yang di bawanya.

  • Sikap terbuka dari golongan yang berkuasa dalam masyarakat.

  • Persamaan dalam unsur-unsur kebudayaan universal.

  • Perkawinan antara kelompok yang berbeda budaya.

Asimilasi di sebuah lingkungan masyarakat di era modern seperti ini memang sulit untuk dihindari. Meski begitu, bukan berarti budaya lama harus ditinggalkan. Sebab asmililasi merupakan penyempurnaan dari beberapa budaya yang ada disebuah masyarakat.(MZM)