Konten dari Pengguna

Lafal Bacaan Tahiyat Akhir Lengkap yang Wajib Dibaca dalam Sholat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lafal Bacaan Tahiyat Akhir, Foto: Dok, hadila
zoom-in-whitePerbesar
Lafal Bacaan Tahiyat Akhir, Foto: Dok, hadila

Lafal dan bacaan tahiyat akhir lengkap menjadi salah satu penutup sholat yang perlu kamu tahu. Lebih baik lagi bila kamu juga bisa memahami bacaan-bacaan dalam sholat dengan baik. Hal ini akan meningkatkan kekhusyukanmu dalam menyempurnakan ibadah sholat, baik sholat fardhu maupun sholat sunnah lainnya.

Bacaan Lengkap Tahiyat Akhir

“At-tahiyyaatul mubaarakaatush shalawaatuth thoyyibaatulillaah. AsSalaamu’Alaika Ayyuhan Nabiyyu Wa Rahmatullaahi Wabarakaatuh, Assalaamu’Alaina Wa’Alaa Ibaadillaahishaalihiin.

Asyhaduallaa Ilaaha Illallaah, Wa Asyhadu Anna Muhammad Rasuulullaah.

Allaahumma Shalli’Alaa Muhammad, Wa’Alaa Aali Muhammad. Kamaa Shallaita Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim. Wabaarik’Alaa Muhammad Wa Alaa Aali Muhammad. Kamaa Baarakta Alaa Ibraahiim Wa Alaa Aali Ibraahiim, Fil’Aalamiina Innaka Hamiidum Majiid.”

Artinya: “Segala kehormatan, dan keberkahan, kebahagiaan dan kebaikan itu punya Allah. Keselamatan atas Nabi Muhammad, juga rahmat dan berkahnya. Keselamatan dicurahkan kepada kami dan atas seluruh hamba Allah yang sholeh. Aku bersaksi tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah.

Ya Allah, limpahilah rahmat atas keluarga Nabi Muhammad.Seperti rahmat yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Dan limpahilah berkah atas Nabi Muhammad beserta para keluarganya. Seperti berkah yang Engkau berikan kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya. Engkaulah Tuhan yang sangat terpuji lagi sangat mulia di seluruh alam.”

Tata Cara Duduk Tahiyat Akhir

Dalam buku bertajuk Menyelami Makna Bacaan Sholat karya Fajar Yunianto (Elex Media Komputindo: 2017) dijelaskan tentang tata cara duduk tahiyat akhir. Hal tersebut sebagaimana hadist riwayat Bukhori, yang bersumber langsung dari Rasulullah SAW. Abu Humaid As Said berkata.” Aku adalah orang yang paling hafal gerakan sholat Rasulullah. Jika shalat, aku melihat beliau takbiratul ihram dengan mengangkat kedua tangannya...”

“...Apabila duduk pada rakaat kedua, beliau duduk di atas kakinya yang kiri, dan menegakkan kakinya yang kanan. Maka beliau memasukkan kaki kirinya (di bawah kaki kanannya). Dan menegakkan kaki kanannya, dan beliau duduk pada tempat duduknya.

Seorang hamba yang bisa menyempurnakan sholat hingga lafal bacaan tahiyat akhir lengkap dengan penuh kesadaran, maka Allah akan memberkahinya. Allah akan menggolongkan mereka sebagai hamba yang taat dan menjalankan perintah-Nya, dengan tetap berpedoman pada Alquran dan sunnah Rasulullah SAW.

(Anggi)