Konten dari Pengguna

Lafal Dua Kalimat Syahadat beserta Maknanya dalam Agama Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lafal Dua Kalimat Syahadat, sumber: unsplash/MufidMajnun
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lafal Dua Kalimat Syahadat, sumber: unsplash/MufidMajnun

Lafal dua kalimat syahadat perlu diketahui oleh setiap muslim yang bertakwa. Dua kalimat syahadat adalah gerbang menuju agama Islam yang mutlak. Seseorang belum sah memeluk agama Islam jika kalimat tersebut tidak diucapkan dengan sempurna.

Selain mengetahui bacaannya, seorang yang ingin masuk Islam juga perlu memahami makna yang terkandung di dalamnya. Hal ini sebagai bentuk totalitas dalam memeluk agama Islam.

Lafal Dua Kalimat Syahadat

Ilustrasi Lafal Dua Kalimat Syahadat, sumber: unsplash/MufidMajnun

Lafal dua kalimat syahadat merupakan sumpah setia seorang hamba pada Tuhannya dan junjungan nabinya. Dua kalimat syahadat diucapakan saat seseorang hendak memeluk Agama Islam.

Orang yang baru masuk Islam dinamakan mualaf. Selain mengucapkannya secara lisan, kalimat ini juga perlu diimani dari dalam hati sekaligus diamalkan dalam perbuatan sehari-hari. Adapun bacaan kalimat syahadat yakni sebagai berikut:

Berikut lafaz dua kalimat syahadat:

أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ

"Asyhadu an laa ilaaha illallaahu, wa asyhaduanna muhammadar rasuulullah".

Artinya: "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah".

Makna Kalimat Syahadat

Ilustrasi Lafal Dua Kalimat Syahadat, sumber: unsplash/SanggaRima

Mengutip buku Pintar Muslim dan Muslimah, Rina Ulfatul Hasanah (2015), makna kalimat syahadat adalah “Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan melainkan Allah. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah”.

Kalimat ini diucapkan sebanyak dua kali karena menjadi ikrar yang menyatakan bahwa tidak ada Tuhan yang layak disembah selain Allah dan Muhammad adalah sebenar-benarnya utusan Allah.

Kalimat “tidak ada tuhan” merupakan suatu komitmen seorang hamba untuk memprioritaskan Allah. Jadi, penghambaan terhadap hal-hal yang berbau duniawi harus dikesampingkan ketika memutuskan masuk ke dalam agama ini.

Rasulullah bersabda: "Agama Islam berdiri atas lima dasar utama, yakni mengucapkan dua kalimat syahadat yang bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah dan Nabi Muhammad adalah utusan Allah, mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa di bulan Ramadhan dan mengerjakan haji ke Makkah jika mampu”

Baca juga: Arti Mualaf, Hukum, hingga Tahapannya

Itulah lafal dua kalimat syahadat beserta maknanya. Usai membaca dua kalimat syahadat, seseorang wajib menunaikan rukun Islam lainnya, seperti sholat, puasa, zakat, dan haji (bila mampu). (DLA)