Konten dari Pengguna

Langkah-Langkah Menyusun Kembali Teks Cerita

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Langkah-Langkah Menyusun Kembali Teks Cerita, Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Langkah-Langkah Menyusun Kembali Teks Cerita, Foto: Unsplash.

Teks cerita adalah teks yang di dalamnya menjelaskan atau menerangkan mengenai sesuatu yang sudah lampau dan kini memiliki nilai sejarah. Dalam menceritakannya harus disusun berdasarkan kronologi waktu yang ada. Langkah pertama dalam menyusun kembali teks cerita sejarah adalah menggali informasi. Simak penjelasan selengkapnya di ulasan berikut ini.

Dikutip dari buku CMS Cara Menguasai Soal Bahasa Indonesia SMA dan MA Latihan karya Tomi Rianto (2001: 221), teks cerita sejarah adalah teks yang menggambarkan fakta atau kejadian atau kisah hidup manusia dengan mengolah fakta sejarah sebagai latar terjadinya peristiwa.

Ciri-ciri teks cerita sejarah

Teks cerita sejarah memiliki ciri-ciri yang dapat berfungsi sebagai pembeda dari teks-teks lainnya. Ciri-ciri teks cerita sejarah tersebut adalah sebagai berikut:

  1. Disajikan secara kronologis atau urutan peristiwa atau urutan kejadian.

  2. Bentuk teks berupa cerita ulang (recount)

  3. Struktur teks orientasi, urutan peristiwa, dan reorientasi.

  4. Menggunakan konjungsi temporal.

  5. Isinya berupa fakta.

Langkah-Langkah Menyusun Kembali Teks Cerita

Langkah-Langkah Menyusun Kembali Teks Cerita, Foto: Unsplash.

1. Menggali Informasi

Tahap pertama yakni menggali informasi terkait sejarah yang akan ditulis. Kamu bisa menemukan referensi dari mana saja. Bisa dari buku, seminar, webinar, maupun sumber lainnya.

2. Mengumpulkan Cerita Tentang Sejarah yang Dikaji

Adapun sumber yang bisa kamu gunakan diantaranya buku bacaan, ensiklopedia, atau wawancara langsung.

3. Menyusun Urutan Peristiwa

Langkah-langkah dalam menyusun teks cerita sejarah adalah membuat urutan peristiwa. Bagian ini disusun berdasarkan data-data dan fakta yang telah kamu peroleh sebelumnya.

4. Menyusun Kerangka

Membuat kerangka agar memudahkan dalam penulisan cerita. Kamu bisa memanfaatkan struktur dari teks sejarah untuk dijadikan kerangka.

5. Menuliskan Teks Sejarah Sesuai Data yang Diperoleh

kamu bisa langsung menuliskan cerita sejarah. Saat menulis, sebaiknya selalu mengacu dengan fakta dan data yang kamu peroleh sebelumnya.

Struktur teks cerita sejarah

Teks certa memiliki unsur. Dengan adanya struktur inilah, teks cerita sejarah dapat dibangun. Berikut adalah struktur teks cerita sejarah:

1. Orientasi

Orientasi adalah bagian pengenalan atau pembuka dari teks cerita sejarah.

2. Urutan peristiwa

Urutan peristiwa adalah rekaman peristiwa sejarah yang terjadi. Umumnya, urutan peristiwa disampaikan dalam urutan kronologis.

3. Reorientasi

Reorientasi adalah bagian teks cerita sejarah yang berisi komentar pribadi penulis tentang peristiwa atau kejadian sejarah yang diceritakan. Reorientasi boleh ada, boleh tidak. Terserah kehendak penulis teks cerita sejarah.

Itulah beberapa langkah menulis teks cerita. Kamu bisa mengikuti langkah-langkah tersebut ketika sedang menulis teks cerita. Pastikan kamu sudah mempelajari cerita yang ingin ditulis dan sudah memahaminya. Selamat mencoba. (Umi)