Lawan dari Sifat Allah Qiyamuhu Binafsihi, Pengertian dan Penjelasannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Umat Islam sebaiknya mengetahui pengertian qiyamuhu binafsihi. Allah SWT memiliki sifat yang wajib dimiliki dan memiliki sifat yang mustahil untuk dimiliki oleh-Nya. Sebagai umat Islam yang iman kepada Allah SWT wajib mengetahui sifat-sifat yang dimiliki oleh Allah SWT agar keimanan kita kepada-Nya semakin tinggi.
Iman kepada Allah SWT yang dimaksud disini adalah selalu senantiasa mempercayai, menjalankan dan menjauhi segala larangannya dan juga mempercayai bahwa Allah SWT memiliki sifat wajib yang hanya dimiliki oleh Allah dan sifat mustahil yang tidak mungkin dimiliki Allah SWT. Kali ini kita akan membahas mengenai lawan dari Qiyamuhu Binafsihi dan penjelasannya.
Pengertian Sifat Qiyamuhu Binafsihi
Dikutip dari buku Akidah dan Akhlak (Taofik Yusmansyah) (2018: 24), pengertian dari Qiyamuhu Binafsihi adalah Allah SWT tidak membutuhkan bantuan apapun dari siapapun. Allah SWT tidak bergantung kepada selain-Nya, bahkan Allah-lah tempat bergantung seluruh makhluk-Nya. Allah SWT menegaskan dalam surat Fathir ayat 15, Al-Ikhlas ayat 2, Al-Ankabut ayat 6 dan Al-Baqarah ayat 255.
Semua makhluk termasuk menusia akan selalu bergantung kepada yang lain. Seorang petani butuh makan untuk memenuhinya, seseorang itu membutuhkan petani yang menanam padi bahkan untuk memasaknya pun masih membutuhkan orang lain.
Lawan dari Qiyamuhi Binafsihi
Lawan dari sifat wajib Allah SWT Qiyamuhi Binafsihi adalah Qiyamuhu Bighairi yang dapat diartikan sebagai berdiri dengan yang lain atau membutuhkan pertolongan orang lain sifat ini mustahil dimiliki oleh Allah SWT. Karena mustahil bagi Allah SWT meminta pertolongan dari makhluk ciptaan-Nya sendiri. Karena Allah SWT lah yang Maha mengatur segala yang ada di alam semesta ini seperti dijelaskan dalam surat Al-Ankabut ayat 6 yang artinya "Dan barangsiapa yang berjihad, maka sesungguhnya jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari alam semesta." (QS. Al-Ankabut: 6)
Demikian adalah pembahasan mengenai lawan dari sifat Allah SWT Qiyamuhu Binafsihi yaitu Qiyamuhu Bighairi yang memiliki arti bergantung pada orang lain dimana ini mustahil dimiliki oleh Allah SWT. (WWN)
