Lawan Kata Bising dan Persamaannya yang Benar dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bising merupakan kata yang sering digunakan dalam bahasa Indonesia. Sayangnya, sebagian orang masih bingung saat ditanya apa lawan kata bising dan persamaannya. Padahal mengetahui dua hal tersebut bisa bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.
Salah satu manfaat mengetahui kedua hal tersebut adalah dapat menambah wawasan kosakata. Wawasan ini penting untuk membantu mereka dalam menyampaikan maupun menerima informasi.
Lawan Kata Bising dalam Bahasa Indonesia
Dalam bahasa Indonesia, lawan kata bermakna yang sama dengan antonim. Mengutip buku Top One Psikotes Terlengkap, Tim Bintang Psikologi (2019:21), menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), antonim adalah kata yang berlawanan makna dengan kata lain.
Lantas apa saja lawan kata bising berdasarkan pengertian di atas? Berikut beberapa di antaranya:
Tenang
Senyap
Diam
Hening
Mati
Sepi
Sunyi
Sabar
Anteng
Kalem
Adem
Santai
Sabar
Pendiam
Kepala dingin
Sirep
Ranah
Ayem
Damai
Sentosa
Tenteram
Antap
Teduh
Rukun
Nyaman
Perlu diketahui bahwa meskipun kata-kata tersebut masih termasuk antonim bising, namun mereka tidak selalu mempunyai makna yang sama persis. Jadi, kata-kata ini tidak bisa digunakan dalam satu konteks yang sama.
Maka dari itu, masyarakat perlu mengetahui atau mencari arti kata-kata tersebut terlebih dahulu sebelum digunakan. Jika sudah, mereka masih perlu mencocokkan dengan konteks kalimat yang akan disampaikan.
Baca juga: Lawan Kata Tambun dan Persamaannya dalam Bahasa Indonesia
Persamaan Kata Bising
Selain lawan kata, ada juga persamaan kata atau sinonim. Menurut Kitab Komplet Tes Masuk Kerja, Dylan Raytama, dkk (2018:52), sinonim ialah bentuk bahasa yang mempunyai makna atau arti yang sama atau hampir sama dengan bentuk bahasa lain maupun sepadan.
Sesuai penjelasan di atas, berikut berbagai persamaan kata bising:
Gaduh
Rusuh
Onar
Gempar
Heboh
Riuh
Ramai
Huru-hara
Berisik
Rewel
Recok
Pakau
Kasar
Gempita
Hiruk-pikuk
Hingar-bingar
Cerewet
Hingar
Ribut
Gegap gempita
Recok
Rangak
Riang gembira
Meriah
Gembira
Riuh rendah
Sama seperti penjelasan sebelumnya, semua kata-kata ini belum tentu mempunyai makna yang sama. Oleh sebab itu, harus diketahui dahulu artinya sebelum disesuaikan dengan konteks kalimat yang akan digunakan.
Demikian lawan kata bising dan persamaannya dalam bahasa Indonesia. Lawan kata dan persamaan ini bisa langsung digunakan dalam komunikasi secara langsung maupun tidak langsung. (LOV)
