Lawan Kata Dialog dalam Bahasa Indonesia Lengkap dengan Pengertiannya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jika persamaan kata adalah sinonim, lawan kata adalah antonim. Lawan kata atau antonim bisa dipelajari untuk menambah perbendaharaan kata. Misalnya saja, lawan kata dialog dalam Bahasa Indonesia.
Mempelajari lawan kata itu penting. Selain membuat kalimat menjadi lebih menarik, materi lawan kata juga sering diujikan sebagai bagian dari tes potensi akademik untuk CPNS atau tes masuk BUMN.
Arti Kata Dialog dan Lawan Katanya dalam Bahasa Indonesia
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring (https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/dialog), arti kata dialog adalah:
di.a.log
n percakapan (dalam sandiwara, cerita, dan sebagainya)
n karya tulis yang disajikan dalam bentuk percakapan antara dua tokoh atau lebih
Sinonim dari dialog yang sering dijumpai dalam obrolan lisan maupun tulisan adalah:
Pembicaraan
Perbincangan
Diplomasi
Kompromi
Negosiasi
Musyawarah
Diskusi
Pembahasan
Percakapan
Perembukan
Perundingan
Temu Wicara
Naskah
Papan Cerita
Skenario
Menurut buku Mega Bank Versi OTO BAPPENAS oleh Pretty Rosyidin (2017:142), lawan kata dialog adalah monolog. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring (https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/monolog), arti kata monolog adalah:
mo.no.log
n pembicaraan yang dilakukan dengan diri sendiri
n Sen adegan sandiwara dengan pelaku tunggal yang membawakan percakapan seorang diri
n Sen monodrama
Kata dialog dan monolog termasuk antonim berpasangan, yakni kata-kata yang secara makna jelas bertentangan karena didasarkan pada makna pasangannya sehingga tidak bisa dipertentangkan tanpa kehadiran makna pasangannya. Jika salah satu unsur dinegatifkan, tidak secara serta-merta memunculkan pasangannya.
Contoh:
(Ber)-dosa >< suci (tidak(ber)-dosa ≠ suci)
Istri >< suami (bukan istri ≠ suami)
Pembeli >< penjual (bukan pembeli ≠ penjual)
Jenis-jenis antonim yang lain adalah:
Antonim melengkapi, yakni kata-kata yang secara makna bertentangan, tetapi kehadiran makna salah satu kata bersifat melengkapi kehadiran makna yang lain.
Contoh:
Pertanyaan >< jawaban
Mencari >< menemukan
Antonim berjenjang: kata-kata yang secara makna mengandung pertentangan, tetapi pertentangan makna ini bersifat berjenjang/bertahap/bertingkat.
Contoh:
Dingin >< hangat >< panas
Kaku >< lentur >< elastis
Mahal >< wajar >< murah
Baca Juga: Lawan Kata Utang dalam Bahasa Indonesia Lengkap dengan Pengertiannya
Itulah lawan kata dialog dalam Bahasa Indonesia lengkap dengan pengertiannya. Selamat belajar.
(ARD)
