Lawan Kata Ekstrinsik dalam Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kemampuan untuk menyampaikan pesan dalam bentuk tulisan maupun lisan dipengaruhi oleh banyak hal. Salah satu faktor yang berpengaruh adalah karena perbedaan kekayaan kosakata yang dimiliki seseorang sehingga dapat menimbulkan kesulitan untuk memahami makna dari suatu percakapan ataupun tulisan. Sehingga dalam berbahasa diperlukan kesadaran untuk memperkaya kosakata yang dimengerti oleh pembaca. Di antara banyak cara untuk menambah kekayaan kosakata yang dikuasa adalah dengan mengetahui beberapa lawan kata. Lawan kata atau antonim adalah kata yang berlawanan makna dengan kata lain. Dalam artikel ini secara khusus mengulas singkat beberapa lawan kata ekstrinsik dalam bahasa Indonesia.
Sebelum mencari lawan kata ekstrinsik, sebaiknya dipahami apa arti kata ekstrinsik sebenarnya.
Lawan Kata Ekstrinsik dalam Penulisan Bahasa Indonesia
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia dijelaskan, arti kata ekstrinsik adalah sesuatu yang berasal dari luar (tentang nilai mata uang, sifat manusia, atau nilai suatu peristiwa); bukan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sesuatu; tidak termasuk intinya.
Apa sajakah lawan kata ekstrinsik dalam bahasa Indonesia yang dapat digunakan untuk menyusun suatu tulisan? Di manakah kita bisa menemukannya? Berikut ini adalah kumpulan lawan kata ekstrinsik yang dapat digunakan dalam menyusun tulisan.
Dikutip dari antonim.lektur.id, menurut Tesaurus Bahasa Indonesia terdapat 5 (lima) lawan kata ekstrinsik. Lima lawan kata ekstrinsik tersebut adalah sebagai berikut:
intrinsik
esensial
inheren
melekat
menyatu
Hal yang sama disampaikan dalam kbbi.portal.id. Lima lawan kata ekstrinsik ditemukan dalam Tesaurus Bahasa Indonesia, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ataupun juga rangkuman dari berbagai referensi lainnya.
Manfaat Mengetahui Lawan Kata Ekstrinsik
Dengan mengetahui beberapa lawan kata ekstrinsik dalam Tesaurus Tesaurus Bahasa Indonesia, Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) ataupun juga rangkuman dari berbagai referensi lainnya dapat memperkaya kosakata untuk menyusun sebuah tulisan. Tentu hal ini sangat bermanfaat dalam penulisan Bahasa Indonesia.
Kekayaaan kosakata dengan menggunakan lawan kata ekstrinsik tersebut dapat menolong penulis dalam membuat tulisan sehingga pesan yang disampaikan dapat lebih mudah dipahami oleh pembaca. Selain itu, perbendaharaan kata yang beragam dapat menyajikan penulisan kreatif dan tidak membosankan.(SRA)
