Lawan Kata Menyimpang dalam Tesaurus Bahasa Indonesia

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Menyimpang termasuk kata yang umum ditemui pada percakapan dan tulisan. Namun belum banyak yang mengetahui lawan kata menyimpang.
Lawan kata merupakan salah satu bentuk bahasa yang telah diajarkan di Sekolah Dasar. Memahami lawan kata dapat menambah kosakata dalam Bahasa Indonesia.
Lawan Kata Menyimpang yang Perlu Diketahui
Selama ini terdapat anggapan bahwa lawan kata menyimpang yang berlawanan adalah katanya. Namun sesungguhnya, yang berlawanan adalah arti dari menyimpang itu sendiri.
Arti dari menyimpang berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sebagai berikut:
Membelok menempuh jalan yang lain atau jalan simpangan.
Menyalahi (kebiasaan dan sebagainya).
Menyeleweng (dari hukum, kebenaran, agama, dan sebagainya).
Membelok supaya jangan melanggar atau terlanggar (oleh kendaraan dan sebagainya).
Menghindar.
Tidak menurut apa yang sudah ditentukan.
Tidak sesuai dengan rencana dan sebagainya.
Berdasarkan artinya, maka lawan kata menyimpang yang terdapat dalam Tesaurus Bahasa Indonesia antara lain sebagai berikut:
Tegak.
Setia.
Lurus.
Konvensional.
Berdiam.
Selain dapat menambah kosakata, kemampuan untuk memahami lawan kata diperlukan untuk dapat lolos dari Tes Lawan Kata atau Tes Antonim.
Berdasarkan buku Cara Sempurna Taklukkan Psikotes dan TPA yang disusun oleh Tim Edukasi Bangsa, Kunci Aksara (2015:15), Tes Lawan Kata adalah sebuah tes yang dilakukan untuk mengukur sampai sejauh mana kemampuan seseorang dalam mengetahui atau menguasai perbendaharaan kata.
Agar lebih dapat dipahami, berikut adalah segala sesuatu yang perlu diketahui mengenai Tes Lawan Kata.
1. Motif Soal
Tes lawan kata fokusnya adalah pada upaya untuk mengetahui perbendaharaan kata. Dalam tes ini, peserta tes diminta menemukan lawan kata dari kata yang menjadi soal.
2. Struktur Soal
Bentuk soal lazimnya berupa pertanyaan dengan pilihan jawaban tersedia. Peserta mengertikan dahulu kata yang terdapat pada soal, kemudian mencari kata-kata yang berlawanan arti pada pilihan jawaban.
Biasanya soal menggunakan banyak istilah asing, dan pilihan jawaban yang tersedia mirip satu sama lain, sehingga akan membuat bingung peserta tes.
3. Tujuan
Tes Lawan Kata adalah tes yang dilakukan untuk menguji hal-hal berikut ini:
Mengukur wawasan dan pengetahuan sesorang, terutama mengenai perbendaharaan kosakata.
Tingkat kedalaman dan kekuatan persepsi seseorang dalam mencari kebenaran secara linier.
Baca juga: Lawan Kata Lebar dan Contoh Lawan Kata dalam Percakapan Sehari-hari.
Lawan kata menyimpang dalam Tesaurus Bahasa Indonesia antara lain tegak, setia, lurus, konvensional dan berdiam. Untuk memudahkan dalam mengetahui lawan kata, dapat diketahui dahulu artinya menurut KBBI.(DK)
