Konten dari Pengguna

Lawan Kata Ngantuk dan Contoh Kalimatnya dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lawan Kata Ngantuk     Sumber www.unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lawan Kata Ngantuk Sumber www.unsplash.com

Ngantuk adalah kata yang banyak digunakan dalam percakapan sehari-hari. Namun ternyata belum banyak yang mengetahui lawan kata dari ngantuk. Temukan lawan kata ngantuk dan contoh kalimatnya dalam bahasa Indonesia berikut ini.

Lawan Kata Ngantuk dan Contoh Kalimatnya

Ilustrasi Lawan Kata Ngantuk Sumber www.unsplash.com

Arti kata ngantuk menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah rasa hendak tidur. Selain memiliki persamaan kata, juga terdapat lawan kata ngantuk dalam bahasa Indonesia.

Lawan Kata Ngantuk

Adapun lawan kata ngantuk dan contoh kalimatnya adalah sebagai berikut.

  • Lawan kata ngantuk: Terjaga.

Contoh kalimat: Imah terjaga dari tidurnya setelah mendengar keributan dari rumah sebelah.

  • Lawan kata ngantuk: Bangun.

Contoh kalimat: Siswa kelas 2 diajarkan untuk segera merapikan kamar setelah bangun tidur.

  • Lawan kata ngantuk: Melek.

Contoh kalimat: Walau sulit, Lina tetap memaksakan matanya agar tetap melek untuk belajar.

  • Lawan kata ngantuk: Sadar.

Contoh kalimat: Lulu langsung memeluk keluarganya setelah sadar dari tidur panjangnya.

Dalam pelajaran Bahasa Indonesia, untuk materi lawan kata digunakan istilah antonim. Pengertian antonim berdasarkan buku Mahir Berbahasa Indonesia yang disusun oleh Tukan (2007:69) adalah kata yang memiliki makna berlawanan.

Ilustrasi lawan kata ngantuk. sumber foto : www.pexels.com

Berdasarkan sifatnya, lawan kata atau antonim dapat dibedakan atas 5 jenis berikut ini.

  1. Lawan kata mutlak. Lawan kata secara mutlak hanya pada dua kata, misalnya hidup x mati. Ciri jenis ini adalah penyangkalan terhadap kata yang satu dengan kata yang lain.

  2. Lawan kata kutub atau gradual. Lawan kata ini pertentangannya tidak bersifat mutlak, melainkan gradasi. Artinya terdapat tingkat-tingkat makna pada kata tersebut.

  3. Lawan kata relasional. Dua kata yang mengandung relasi kebalikan ini bisa berupa kata kerja, seperti mundur-maju, dan pergi-pulang.

  4. Lawan kata majemuk. Lawan kata ini terutama berkaitan dengan hiponim-hiponim dalam suatu kelas. Misalnya, berdiri, duduk, berbaring, tiarap dan jongkok.

  5. Lawan kata hierarkial. Jenis yang mirip dengan lawan kata majemuk, namun untuk hierarkial, terdapat suatu kriteria tambahan yaitu tingkatan. Contohnya adalah perangkat ukuran dan penanggalan.

Baca juga: Lawan Kata Seteru dan Contoh Kalimatnya.

Ngantuk adalah rasa ingin tidur yang tidak tertahankan. Lawan kata ngantuk antara lain terjaga, bangun, melek, dan sadar.(DK)