Konten dari Pengguna

Lawan Kata Riskan dan Maknanya dalam Bahasa Indonesia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lawan Kata Riskan   Sumber Unsplash/Sincerely Media
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lawan Kata Riskan Sumber Unsplash/Sincerely Media

Riskan adalah kata yang cukup sering ditemukan dalam teks dan bacaan. Namun, pada kenyataannya, belum banyak orang yang mengetahui lawan kata riskan.

Lawan kata juga dikenal dengan istilah antonim. Antonim merupakan salah satu bentuk hubungan makna kata dalam Bahasa Indonesia.

Mengetahui Lawan Kata Riskan dan Maknanya

Ilustrasi Lawan Kata Riskan Sumber Unsplash/Alexander Grey

Lawan kata adalah kata yang maknanya berlawanan atau bertentangan dengan kata lain. Cara mengetahui lawan kata riskan adalah dengan menemukan maknanya terlebih dahulu.

Dikutip dari laman kbbi.kemdikbud.go.id, makna riskan dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) adalah sebagai berikut:

  1. Besar resikonya

  2. Berbahaya

Berdasarkan makna tersebut, maka lawan kata riskan adalah aman. Aman dalam KBBI memiliki makna yang berlawanan dengan riskan, yaitu:

  1. Bebas dari bahaya

  2. Bebas dari gangguan

  3. Terlindung atau tersembunyi; tidak dapat diambil orang

  4. Pasti; tidak meragukan; tidak mengandung risiko

  5. Tenteram; tidak merasa takut atau khawatir

Jenis-Jenis Lawan Kata

Ilustrasi Lawan Kata Riskan Sumber Unsplash/Annelies Geneyn

Ada beberapa jenis lawan kata menurut sifatnya. Diambil dari buku Panduan Resmi Tes BUMN CAT/PBT, Raditya Panji Umbara (2018:22), berikut adalah di antaranya.

1. Lawan Kata Mutlak

Lawan kata mutlak, yaitu antonim yang mengemukakan pertentangan makna kata-kata secara mutlak. Misalnya, antonim kata gerak adalah diam.

2. Lawan Kata Kutub

Lawan kata kutub, yaitu antonim yang mengemukakan pertentangan makna kata-kata tidak secara mutiak, tetapi secara gradasi. Artinya, terdapat tingkat-tingkat makna pada kata kata yang bertentangan tersebut.

Contohnya, antonim kata kaya dan kata miskin. Orang yang tidak kaya belum tentu merasa miskin, dan orang yang tidak miskin belum tentu merasa kaya.

3. Lawan Kata Hubungan

Lawan kata hubungan, yaitu antonim yang mengemukakan makna kata-kata yang bersifat saling melengkapi atau bersifat relasional.

Misalnya, kata menjual berantonim dengan kata membeli. Kata menjual dan membeli meskipun maknanya berlawanan, tetapi proses kejadiannya berlaku serempak.

4. Lawan Kata Hierarkial

Lawan kata hierarkial, yaitu antonim yang mengemukakan makna kata-kata berupa deret jenjang atau tingkatan.

Sebagai contoh, kata meter berantonim hierarkial dengan kilometer, karena berada dalam deretan nama satuan yang menyatakan ukuran panjang.

Baca juga: Lawan Kata Lebar dan Contoh Lawan Kata dalam Percakapan Sehari-hari

Lawan kata riskan adalah aman. Kata riskan dalam Bahasa Indonesia memiliki makna yang berlawanan dengan aman. (DK)