Lawan Kata Sekarang, Persamaan Katanya, serta Aplikasinya dalam Kalimat

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sekarang adalah kata yang menunjukkan waktu saat ini. Dalam bahasa Indonesia, lawan kata sekarang adalah dulu. Namun, selain dulu, masih ada lagi kata yang menjadi antonim sekarang.
Mempelajari soal arti kata, persamaan kata, maupun lawan kata adalah hal yang sangat menarik. Dengan mempelajari ini, kekayaan kosakata akan bertambah sehingga lebih luwes dalam berkomunikasi.
Lawan Kata Sekarang dan Persamaan Katanya
Menurut informasi dari KBBI daring yang diakses dari laman berikut https://kbbi.kemdikbud.go.id/entri/sekarang, arti kata dari sekarang adalah waktu (masa, saat) ini; kini. Kata sekarang memiliki banyak persamaan kata, seperti kini, masa ini, saat ini, waktu ini.
Dalam Kamus Pintar Sinonim Antonim dan EYD Indonesia, Aisyah Atikah Deasy, (2015) dijelaskan bahwa antonim adalah suatu kata yang artinya berlawanan satu sama lainnya.
Antonim sendiri ada tiga macam, yaitu berpasangan, melengkapi dan berjenjang. Jadi antonim tidak harus selalu bermakna kebalikannya. Berikut ini daftar lawan kata sekarang:
Dulu
Lalu
Lampau
Tempo hari
Mula-mula
Sudah-sudah
Silam
Purba
Arkais
Bahari
Baheula
Kuno
Purwa
Tua
Nanti
Beka
Belakang
Besok
Esok
Kelak
Kemudian
Lusa
Tubin
Tulat
Tunggu
Dahulu
Awal
Di Muka
Lepas
Lewat
Waktu Lalu
Contoh Penggunaan Lawan Kata Sekarang dalam Kalimat
Setelah mengetahui kata-kata yang menjadi antonim sekarang, sebaiknya ketahui juga bagaimana pengunaannya secara tepat. Berikut ini contoh kalimat yang menggunakan lawan kata dari sekarang.
Dulu kita pernah menjalani kisah yang begitu indah, tetapi kini semua cerita telah musnah.
"Tempo hari aku bertemu Grace di toko buku, dia sekarang terlihat cantik sekali, lho!" kata Yanuar kepada Jonas.
Lupakan yang sudah-sudah, kini saatnya menatap hari depan yang penuh harapan.
Pithecanthropus soloensis adalah jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia, tepatnya di daerah Ngandong, dekat dengan Sungai Bengawan Solo.
Mumpung masih muda bekerja keraslah supaya tidak menyesal kelak.
Baca juga: Menuai: Lawan Kata dari Menabur, Ini Contoh Lawan Kata Lainnya
Dengan mengetahui lawan kata sekarang yang begitu banyak akan memudahkan seseorang dalam berkomunikasi yang sesuai konteks. Kata-kata tersebut bisa digunakan secara bergantian, baik dalam bahasa lisan maupun tulisan.
Oleh karena itu, pemahaman mendalam tentang pengertian kata, sinonim kata, dan lawan katanya penting untuk diketahui karena dapat memperluas kekayaan berbahasa. (SASH)
