Konten dari Pengguna

Lawan Kata Utang dalam Bahasa Indonesia Lengkap dengan Pengertiannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi lawan kata utang. Sumber: Pexels/Karolina Grabowska
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi lawan kata utang. Sumber: Pexels/Karolina Grabowska

Utang merupakan kata yang familier bagi masyakarat. Kata ini kerap masuk dalam obrolan lisan maupun tulisan. Khususnya saat membahas pinjol atau pinjaman online yang sedang marak. Kira-kira, apa lawan kata utang?

Lawan kata utang ini lebih sering digunakan oleh orang yang memang berkecimpung dalam bidang keuangan. Sementara, bagi orang biasa, antonim utang cukup asing dan banyak yang tidak tahu.

Arti Kata Utang dan Lawan Katanya dalam Bahasa Indonesia

Ilustrasi lawan kata utang. Sumber: Pexels/Karolina Grabowska

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring (https://kbbi.kemdikbud.go.id/), arti kata utang adalah:

Utang : u.tang

bentuk tidak baku: hutang

  1. n uang yang dipinjam dari orang lain: membayar -- di bank

  2. n kewajiban membayar kembali apa yang sudah diterima: -- budi dibawa mati

Sinonim dari kata utang adalah:

  • keharusan

  • kewajiban

  • liabilitas

  • kredit

  • pinjaman

  • sangkutan

  • tanggung jawab

  • tunggakan

Untuk antonim atau lawan kata utang adalah piutang. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) daring, arti kata piutang adalah:

Piutang : pi.u.tang

  1. n uang yang dipinjamkan (yang dapat ditagih dari seseorang); utang piutang, uang yang dipinjam dari orang lain dan yang dipinjamkan kepada orang lain

  2. n tagihan uang perusahaan kepada para pelanggan yang diharapkan akan dilunasi dalam waktu paling lama satu tahun sejak tanggal keluarnya tagihan

Kata utang dan piutang bisa dimasukkan ke dalam kategori antonim berpasangan, yakni kata-kata yang secara makna jelas bertentangan karena didasarkan pada makna pasangannya sehingga tidak bisa dipertentangkan tanpa kehadiran makna pasangannya. Jika salah satu unsur dinegatifkan, tidak secara serta-merta memunculkan pasangannya.

Contoh kata lain:

(Ber)-dosa >< suci (tidak(ber)-dosa ≠ suci)

Istri >< suami (bukan istri ≠ suami)

Pembeli >< penjual (bukan pembeli ≠ penjual)

Baca Juga: Lawan Kata Takut dalam Bahasa Indonesia Lengkap dengan Pengertiannya

Demikian pembahasan mengenai lawan kata utang dalam Bahasa Indonesia lengkap dengan pengertiannya. Belajar lebih banyak tentang lawan kata atau antonim akan menambah kekayaan kosakata yang bisa digunakan untuk membuat kalimat menjadi lebih baik.

(ARD)