Konten dari Pengguna

Link Aplikasi Raport Kelas 6 Semester 2 Kurikulum Merdeka dan Pengolahan Asesmen

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Aplikasi Raport Kelas 6 Semester 2 Kurikulum Merdeka. Sumber: Pexels/Cottonbro
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Aplikasi Raport Kelas 6 Semester 2 Kurikulum Merdeka. Sumber: Pexels/Cottonbro

Link aplikasi raport kelas 6 semester 2 Kurikulum Merdeka diberikan untuk mempermudah guru. Kurikulum Merdeka bertujuan untuk memberikan kebebasan pada sekolah dan guru untuk merancang pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Untuk menilai hasil belajar peserta didik, diperlukan rapor. Rapor berisi informasi mengenai sudah sejauh mana peserta didik mencapai tujuan pembelajaran yang ditetapkan.

Ilustrasi untuk Aplikasi Raport Kelas 6 Semester 2 Kurikulum Merdeka. Sumber: Pexels/Judit Peter

Mengutip dari Assessment Pembelajaran, Uno dan Koni (2024:209), rapor adalah laporan kemajuan belajar peserta didik dalam kurun waktu satu semester. Rapor berisi informasi tentang pencapaian kompetensi yang sudah ditetapkan dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan.

Nilai rapor adalah gambaran pencapaian peserta didik dalam satu semester. Nilai tersebut berasal dari nilai ulangan harian, Ulangan Tengah Semester, dan Ulangan Akhir Semester. Sekolah bisa menggunakan model rapor sesuai keinginan asalkan menggambarkan kompetensi peserta didik.

Untuk mempermudah pekerjaan guru, berikut link aplikasi raport kelas 6 semester 2 Kurikulum Merdeka.

https://drive.google.com/file/d/1eEOvT2_OsgmM2rjBDZzDYFVgMeY8Ft5o/view

Alternatif Pengolahan Asesmen

Ilustrasi untuk Aplikasi Raport Kelas 6 Semester 2 Kurikulum Merdeka. Sumber: Pexels/Yankrukov

Pengolahan hasil asesmen dikerjakan dengan menggunakan hasil formatif dan sumatif. Satuan pendidikan dapat menggunakan beberapa alternatif pengolahan asesmen sebagai berikut.

1. Mengolah Seluruh Data Formatif dan Sumatif untuk Dijadikan Nilai Rapor

a. Keunggulan

  • Asesmen dibuat berdasarkan data lengkap dari formatif dan sumatif sehingga ada lebih banyak informasi untuk menentukan nilai akhir

  • Karena datanya berupa angka, maka akan lebih mudah diolah.

b. Kelemahan

  • Guru perlu melakukan pekerjaan lebih banyak

  • Diperlukan waktu lebih banyak untuk mengumpulkan dan mengolah data

  • Penilaian berbentuk angka sehingga belum mencerminkan kompetensi dengan utuh.

2. Mengolah Beberapa Data Formatif dan Sumatif untuk Dijadikan Nilai Rapor

a. Keunggulan

  • Diperlukan waktu lebih singkat untuk mengumpulkan dan mengolah data

  • Informasi terkait kemajuan peserta didik lebih bervariasi karena sudah menggabungkan data kualitatif dan kuantitatif.

b. Kelemahan

  • Ada potensi terjadi kesalahan dalam menentukan tujuan pembelajaran yang dinilai secara kuantitatif

  • Pekerjaan guru bertambah karena perlu mengumpulkan data kualitatif dan kuantitatif

  • Apabila data asesmen formatif kurang lengkap dan tidak didokumentasikan dengan baik, maka guru akan kesulitan dalam menentukan deskripsi.

Baca juga: Mengenal 5 Fungsi Asesmen Sumatif bagi Guru

Demikian link aplikasi raport kelas 6 semester 2 Kurikulum Merdeka dan pengolahan hasil asesmen untuk acuan guru. Semoga bermanfaat. (KRIS)