Lirik dan Makna Lagu Wiseman - Frank Ocean

Penulis kumparan
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makna lagu "Wiseman" karya Frank Ocean menggambarkan perjalanan mendalam tentang kemanusiaan, eksistensialisme, moralitas, dan refleksi terhadap sifat-sifat manusia. Lagu ini menghadirkan pandangan yang pesimistis tapi realistis tentang keberadaan manusia.
Melalui ungkapan yang penuh makna, Frank Ocean menantang pendengar untuk merenungkan tentang kerapuhan dan ketidaksempurnaan dalam diri manusia. Termasuk harapan yang dimiliki orang tua terhadap anak-anak mereka.
Menilik Makna Lagu Wiseman - Frank Ocean
Berdasarkan buku Volume 1: Shifting Your Music Into A Career-- A Guide For Independent Artists To Be Full Time Artists, Anthony Obas, (2019), Frank Ocean adalah seorang penyanyi, rapper, penulis lagu, dan produser musik asal Amerika Serikat.
Frank dikenal karena gaya musiknya yang unik, lirik yang mendalam, dan eksplorasi tema identitas, cinta, dan kerentanan. Ia lahir pada 28 Oktober 1987 di Long Beach, California, dengan nama asli Christopher Edwin Breaux.
Salah satu lagunya yang menarik untuk diulik adalah "Wiseman". Lagu ini mengangkat tema kemanusiaan, eksistensialisme, dan refleksi terhadap sifat-sifat manusia. Inilah lirik lagu "Wiseman" yang ditulis ulang dari www.azlyrics.com.
Wiseman closes mouth
Madman closes fist
Young man shows his age
Judge man named it sin
Bad man don't exist no
No evil man exists
Good man don't exist no
No righteous man exists
Sad man cannot cry in place where man can see
Never witnessed father weep
This old man thought it weak
But strong man don't exist
No undying man exists
Weak man don't exist no
Just flesh and blood exists
But your mother would be proud of you
I bet your mother would be proud of you
The beast will crawl this earth
Then fall in the dirt to feed the crows
They'll rip apart his flesh
'Til all that's left is glorious bone
So you'll bury your own
Too vain
You saw it unfold
What you know
And you claimed all you could hold
Until death did you part from the mess you made
I bet your mother would be proud of you
I bet your mother would be proud of you
Primate sharpens tool
To survive and thrive in the jungle
Maybe hearts were made to pump blood
Maybe lungs were made for flood
I won't blunt my blade for cut these chains
Rather let my limbs be dragged through mud
You're my brother but your eyes are cold
You're my sister but your womb is bare
I bet our mother would be proud of you
I bet our mother would be proud of you
Bad man don't exist
No evil man exists
I know good man don't exist
No righteous man exists
Strong man don't exist
No undying man exists
Weak man don't exist
No just flesh and blood exists
Makna lagu Wiseman menggambarkan pandangan pesimistis tentang sifat manusia, saat karakter seperti "bad man," "good man," "strong man," dan "weak man" dipertanyakan keberadaannya.
Ocean menyatakan bahwa pada akhirnya, semua manusia adalah "flesh and blood" (daging dan darah), yang menunjukkan bahwa semua manusia sama dalam kerapuhan dan ketidaksempurnaannya.
Terdapat pengamatan bahwa pria yang kuat tidak menangis, dan bahwa mengekspresikan emosi dianggap lemah. Lirik ini menggambarkan tekanan sosial untuk terlihat kuat dan tidak rentan. Di satu sisi, ada pengakuan bahwa kekuatan emosional bukanlah hal yang mudah dan bahwa ini adalah bagian dari kondisi manusia.
Kalimat “I bet your mother would be proud of you” berulang di sepanjang lagu, menekankan pentingnya hubungan keluarga dan harapan rang tua terhadap anak-anak mereka. Ini menciptakan nuansa kasih sayang meskipun ada kerumitan dalam hidup.
Ada juga refleksi tentang bertahan hidup dan perjuangan dalam hidup, seperti yang ditunjukkan saat dia menggambarkan primata yang mengasah alat untuk bertahan hidup. Ini menunjukkan sifat manusia yang adaptif dan naluri untuk bertahan, meskipun dalam konteks yang keras.
Baca Juga: Makna Lagu White Ferrari yang Dinyanyikan Frank Ocean dan Lirik Lengkapnya
Makna lagu Wiseman yang dinyanyikan oleh Frank Ocean adalah meditasi yang mendalam tentang kemanusiaan yang berfokus pada ketidaksempurnaan dan kerentanan manusia, serta hubungan dengan orang tua dan pencarian makna dalam hidup. (DNR)
