Konten dari Pengguna

Lirik Kapan Terakhir Kali Kamu Dapat Tertidur Tenang karya Hindia

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lirik Kapan Terakhir Kali Kamu Dapat Tertidur Tenang. Sumber: Unsplash/Nubelson Fernandes
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lirik Kapan Terakhir Kali Kamu Dapat Tertidur Tenang. Sumber: Unsplash/Nubelson Fernandes

Lirik kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang merupakan pencarian umum bagi orang yang baru saja mendengar lagu karya Hindia. Lagu tersebut memiliki judul asli “Secukupnya”.

Lagu yang rilis pada tahun 2019 merupakan lagu populer di Indonesia. Setelah sekitar 6 tahun rilis, “Secukupnya” berhasil mencapai 370.927.160 pemutaran di platform pemutar musik Spotify.

Lirik Kapan Terakhir Kali Kamu Dapat Tertidur Tenang karya Musisi Tanah Air

Ilustrasi Lirik Kapan Terakhir Kali Kamu Dapat Tertidur Tenang. Sumber: Unsplash/Adi Goldstein

“Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang” merupakan lirik lagu berjudul Secukupnya yang menarik perhatian banyak orang saat pertama kali mendengarnya. Kepopuleran lirik tersebut telah mencapai hasil pencarian yang signifikan di Google.

Pencarian terhadap lirik kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang saat ini menunjukkan 104.000 hasil dalam 0,19 detik. Guna menjawab keingintahuan pendengar lagu karya Hindia, berikut adalah lirik lagu “Secukupnya” yang ditulis ulang dari musixmatch.com.

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?

(Renggang)

′Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang

Di esok hari

Tubuh yang berpatah hati

Bergantung pada gaji

Berlomba jadi asri

Mengais validasi

Dan akupun terhadir

Seakan paling mahir

Menenangkan dirimu yang merasa terpinggirkan dunia

'Tak pernah adil

Chorus

Kita semua gagal

Angkat minumanmu

Bersedih bersama-sama

(Aa-aa-aa-aa- aa)

Sia- sia

(Pada akhirnya)

Putus asa

(Terekam pedih semua)

Masalahnya

(Lebih dari yang)

Secukupnya

Verse

Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam

Putra putri sakit hati

Ayah ibu sendiri

Komitmen lama mati

Hubungan yang menyepi

Wisata masa lalu

Kau hanya merindu

Mencari pelarian

Dari pengabdian

Yang terbakar sirna

Mengapur berdebu

Kita semua gagal

Ambil sedikit tisu

Chorus

Bersedihlah secukupnya

(Aa- aa- aa- aa- aa)

Secukupnya

(Kan masih ada)

Penggantinya

Belum waktunya kau bisa

Menjawabnya

(Aa- aa-aa- aa-aa)

Secukupnya

Outro

Semua yang sirna ‘kan kembali lagi

Semua yang sirna ‘kan nanti terganti

Makna Lagu “Secukupnya” karya Hindia

Ilustrasi Lirik Kapan Terakhir Kali Kamu Dapat Tertidur Tenang. Sumber: Unsplash/Shane

Setiap lagu selalu memiliki makna, demikian pula dengan “Secukupnya”. Lagu tersebut memuat unsur emosi yang kuat. Emosi yang tergambar pada lirik lagu berasal dari pengalaman yang kompleks, baik karier, asmara, maupun keluarga.

Pengalaman tersebut kemudian membentuk memori emosional. Lirik pun memuat narasi tentang emosi sedih dan penerimaan bahwa bersedih tidak masalah, tetapi secukupnya saja. Bunyi lirik tersebut, yaitu:

  • Ambil sedikit tisu

  • Bersedihlah secukupnya

Dikutip dari buku Menjelajahi Amigdala: Mengungkap Rahasia Emosi dan Perilaku, Ruang Saintek (2024: 15), memori emosional adalah bagian penting dari kehidupan manusia yang membentuk cara manusia merespons dan belajar dari pengalaman-pengalaman yang dialami.

Lirik lagu “Secukupnya” menggambarkan respons terhadap pengalaman hidup yang rumit. Bait pertama lagu bahkan mempertanyakan tentang waktu terakhir kali dapat tertidur tenang.

Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?

(Renggang)

′Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang

Di esok hari

Tubuh yang berpatah hati

Bergantung pada gaji

Berlomba jadi asri

Mengais validasi

Jika melihat lirik di atas, ketidaktenangan merupakan akibat dari kondisi patah hati. Selain itu, kehidupan yang tergantung pada gaji serta perasaan harus divalidasi juga membuat diri memiliki banyak pikiran.

Baca juga: Makna dan Lirik Lagu I'll Find You Kunto Aji tentang Pencarian Jati Diri

Lirik kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang terdiri dari narasi yang mengisahkan kesedihan dan kegagalan. Manusia dapat bersedih karena itu, tetapi tidak perlu berlarut-larut. Bersedih secukupnya selaras dengan judul lagu “Secukupnya”. (AA)