Lirik Kapan Terakhir Kali Kamu Dapat Tertidur Tenang karya Hindia

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lirik kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang merupakan pencarian umum bagi orang yang baru saja mendengar lagu karya Hindia. Lagu tersebut memiliki judul asli “Secukupnya”.
Lagu yang rilis pada tahun 2019 merupakan lagu populer di Indonesia. Setelah sekitar 6 tahun rilis, “Secukupnya” berhasil mencapai 370.927.160 pemutaran di platform pemutar musik Spotify.
Lirik Kapan Terakhir Kali Kamu Dapat Tertidur Tenang karya Musisi Tanah Air
“Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang” merupakan lirik lagu berjudul Secukupnya yang menarik perhatian banyak orang saat pertama kali mendengarnya. Kepopuleran lirik tersebut telah mencapai hasil pencarian yang signifikan di Google.
Pencarian terhadap lirik kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang saat ini menunjukkan 104.000 hasil dalam 0,19 detik. Guna menjawab keingintahuan pendengar lagu karya Hindia, berikut adalah lirik lagu “Secukupnya” yang ditulis ulang dari musixmatch.com.
Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?
(Renggang)
′Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang
Di esok hari
Tubuh yang berpatah hati
Bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri
Mengais validasi
Dan akupun terhadir
Seakan paling mahir
Menenangkan dirimu yang merasa terpinggirkan dunia
'Tak pernah adil
Chorus
Kita semua gagal
Angkat minumanmu
Bersedih bersama-sama
(Aa-aa-aa-aa- aa)
Sia- sia
(Pada akhirnya)
Putus asa
(Terekam pedih semua)
Masalahnya
(Lebih dari yang)
Secukupnya
Verse
Rekam gambar dirimu yang terabadikan bertahun silam
Putra putri sakit hati
Ayah ibu sendiri
Komitmen lama mati
Hubungan yang menyepi
Wisata masa lalu
Kau hanya merindu
Mencari pelarian
Dari pengabdian
Yang terbakar sirna
Mengapur berdebu
Kita semua gagal
Ambil sedikit tisu
Chorus
Bersedihlah secukupnya
(Aa- aa- aa- aa- aa)
Secukupnya
(Kan masih ada)
Penggantinya
Belum waktunya kau bisa
Menjawabnya
(Aa- aa-aa- aa-aa)
Secukupnya
Outro
Semua yang sirna ‘kan kembali lagi
Semua yang sirna ‘kan nanti terganti
Makna Lagu “Secukupnya” karya Hindia
Setiap lagu selalu memiliki makna, demikian pula dengan “Secukupnya”. Lagu tersebut memuat unsur emosi yang kuat. Emosi yang tergambar pada lirik lagu berasal dari pengalaman yang kompleks, baik karier, asmara, maupun keluarga.
Pengalaman tersebut kemudian membentuk memori emosional. Lirik pun memuat narasi tentang emosi sedih dan penerimaan bahwa bersedih tidak masalah, tetapi secukupnya saja. Bunyi lirik tersebut, yaitu:
Ambil sedikit tisu
Bersedihlah secukupnya
Dikutip dari buku Menjelajahi Amigdala: Mengungkap Rahasia Emosi dan Perilaku, Ruang Saintek (2024: 15), memori emosional adalah bagian penting dari kehidupan manusia yang membentuk cara manusia merespons dan belajar dari pengalaman-pengalaman yang dialami.
Lirik lagu “Secukupnya” menggambarkan respons terhadap pengalaman hidup yang rumit. Bait pertama lagu bahkan mempertanyakan tentang waktu terakhir kali dapat tertidur tenang.
Kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang?
(Renggang)
′Tak perlu memikirkan tentang apa yang akan datang
Di esok hari
Tubuh yang berpatah hati
Bergantung pada gaji
Berlomba jadi asri
Mengais validasi
Jika melihat lirik di atas, ketidaktenangan merupakan akibat dari kondisi patah hati. Selain itu, kehidupan yang tergantung pada gaji serta perasaan harus divalidasi juga membuat diri memiliki banyak pikiran.
Baca juga: Makna dan Lirik Lagu I'll Find You Kunto Aji tentang Pencarian Jati Diri
Lirik kapan terakhir kali kamu dapat tertidur tenang terdiri dari narasi yang mengisahkan kesedihan dan kegagalan. Manusia dapat bersedih karena itu, tetapi tidak perlu berlarut-larut. Bersedih secukupnya selaras dengan judul lagu “Secukupnya”. (AA)
