Lirik Lagu Indonesia Raya 1, 2, 3 Stanza Karya Wage Rudolf Supratman

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lirik lagu "Indonesia Raya" 1, 2, 3 stanza adalah versi lengkap dari lagu kebangsaan Indonesia yang jarang dinyanyikan seluruhnya. Umumnya, masyarakat Indonesia hanya menyanyikan stanza pertama "Indonesia Raya" saat upacara bendera atau perayaan resmi.
Namun, sebenarnya lagu ini memiliki tiga stanza yang sarat makna perjuangan dan cinta tanah air. Lirik lengkapnya menyimpan pesan mendalam tentang persatuan, kemerdekaan, dan semangat membangun bangsa.
Lirik Lagu Indonesia Raya 1, 2, 3 Stanza Lengkap
Wage Rudolf Supratman terinspirasi menciptakan lagu "Indonesia Raya" setelah membaca artikel di majalah Timboel Solo. Isinya adalah mempertanyakan siapa komponis Indonesia yang mampu membuat lagu kebangsaan untuk membangkitkan semangat rakyat.
Artikel tersebut menyentuh hati Supratman. Pada suatu malam di tahun 1926, ia mulai menulis notasi lagu Indonesia Raya dan memainkannya dengan biola.
Berdasarkan buku Seri Pahlawan Nasional: WR Soepratman, Watiek Ideo dan Nindia Maya, (2024), sejak pertama kali dibawakan pada Kongres Pemuda II, 28 Oktober 1928, dengan iringan biola, "Indonesia Raya" menjadi pemicu semangat perjuangan rakyat dalam meraih kemerdekaan.
Lagu ini kemudian digunakan menjadi lambang kebanggaan nasional. Sayangnya, tidak banyak yang tahu bahwa "Indonesia Raya" sebenarnya terdiri dari 3 stanza. Stanza adalah bagian atau bait dalam lagu yang terdiri dari beberapa baris (larik) yang membentuk satu kesatuan makna.
Inilah lirik lagu Indonesia Raya 1, 2, 3 stanza tersebut.
1. Stanza ke-1
Indonesia tanah airku,
Tanah tumpah darahku,
Di sanalah aku berdiri,
Jadi pandu ibuku.
Indonesia kebangsaanku,
Bangsa dan tanah airku,
Marilah kita berseru,
Indonesia bersatu.
Hiduplah tanahku,
Hiduplah negeriku,
Bangsaku, Rakyatku, semuanya,
Bangunlah jiwanya,
Bangunlah badannya,
Untuk Indonesia Raya.
2. Stanza ke-2
Indonesia, tanah yang mulia,
Tanah kita yang kaya,
Di sanalah aku berdiri,
Untuk selama-lamanya.
Indonesia, tanah pusaka,
Pusaka kita semuanya,
Marilah kita mendoa,
Indonesia bahagia.
Suburlah tanahnya,
Suburlah jiwanya,
Bangsanya, Rakyatnya, semuanya,
Sadarlah hatinya,
Sadarlah budinya,
Untuk Indonesia Raya.
3. Stanza ke-3
Indonesia, tanah yang suci,
Tanah kita yang sakti,
Di sanalah aku berdiri,
Jaga ibu sejati.
Indonesia, tanah berseri,
Tanah yang aku sayangi,
Marilah kita berjanji,
Indonesia abadi.
Selamatlah rakyatnya,
Selamatlah putranya,
Pulaunya, lautnya, semuanya,
Majulah Negerinya,
Majulah pandunya,
Untuk Indonesia Raya.
Refrain
Indonesia Raya,
Merdeka, merdeka,
Tanahku, negeriku yang kucinta!
Indonesia Raya,
Merdeka, merdeka,
Hiduplah Indonesia Raya.
Ada alasan mengapa "Indonesia Raya" tidak dinyanyikan secara penuh. Salah satunya adalah lagu kebangsaan sebaiknya sederhana dan mudah diingat oleh seluruh rakyat. Oleh sebab itu, hanya satu stanza yang dipilih sebagai versi resmi.
Baca Juga: Pencipta dan Lirik Lagu Indonesia Raya 3 Stanza Lengkap
Mempelajari lirik lagu "Indonesia Raya" 1, 2, 3 stanza artinya memahami nilai perjuangan yang terkandung di setiap bait lagu tersebut. Jadi, bukan hanya mengenal atau menghafalkan kata-katanya. (DNR)
