Konten dari Pengguna

Lirik Lagu Pujaningsih Niken Salindry dan Maknanya Tentang Perasaan Cinta

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Lirik Lagu Pujaningsih Niken Salindry dan Maknanya. Sumber: Pexels/Cristian Rojas
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Lirik Lagu Pujaningsih Niken Salindry dan Maknanya. Sumber: Pexels/Cristian Rojas

Lagu bahasa Jawa kini banyak disukai oleh masyarakat. Ada banyak lagu berbahasa Jawa yang telah diproduksi. Salah satunya yang mencuri perhatian adalah “Pujaningsih”. Tak mengherankan banyak yang penasaran dengan lirik lagu Pujaningsih Niken Salindry dan maknanya.

Banyak penikmat musik yang tidak memahami arti dari lirik “Pujaningsih”. Hal itu karena seluruh lirik ditulis dalam bahasa Jawa.

Lirik Lagu Pujaningsih Niken Salindry dan Maknanya

Ilustrasi Lirik Lagu Pujaningsih Niken Salindry dan Maknanya. Sumber: Pexels/Cristian Rojas

Lagu berbahasa Jawa sepertinya kini semakin di depan. Lagu Jawa saat ini banyak disukai oleh penikmat musik. Tak mengherankan jika kini ada banyak lagu dengan lirik bahasa Jawa.

Salah satu lagu berbahasa Jawa yang menjadi favorit masyarakat adalah “Pujaningsih”. “Pujaningsih” adalah lagu yang diciptakan oleh R.W. Aziz dan Agus B. Lagu tersebut pertama kali rilis di kalaan YouTube pada bulan Agustus 2024 lalu.

“Pujaningsih” pertama kali dinyanyikan oleh penyanyi pria bernama Wisnu Jaya. Lagu tersebut kemudian semakin melejit setelah dibawakan oleh penyanyi terkenal lainnya seperti Silvy Kumalasari, Happy Asmara, dan Niken Salindry.

“Pujaningsih” yang dinyanyikan oleh Niken Salindry di kanal YouTube Kembar Music Digital hingga kini mendapatkan lebih dari empat belas juta penonton. Lagu ini banyak disukai karena selain nadanya yang merdu, liriknya juga indah. Berikut lirik lagu "Pujaningsih" Niken Salindry dan maknanya.

Duh sang mustikaning asmoro

Sun kayungyun mring handiko

Yen jawato ngelilanono

Bakal tak pundhuh kromo

Purwakane pagut netro trus andulu

Nadyan datan andangu

Nanging wus tumekeng kalbu

Mbabar pajar pindho sloko binabar

Sepisan anjawat kang asto

Koyo koyo wus antuk swargo

Opo iyo iki tresno

Tresno kang sanyoto

Temah agawe kunjono popo

Lunging gadhung hangayun ayun

Duh sang mustikaning asmoro

Sun kayungyun mring handiko

Yen jawoto ngelilanono

Bakal tak pundhuh kromo

Mugo kasembadan

Tak jongko srono

Manembah mring sang hyangwidi

Mugio peparing margi

Margi kang waluyo jati

Duh duh aduh sang mustikaning asmoro

Duh sang mustikaning asmoro

Sun kayungyun mring handiko

Yen jawato ngelilanono

Bakal tak pundhuh kromi

Tak mulyake pindho prameswari

Mbalung janur, dadyo usodo kang sayekti

Mbalung janur, dadyo usodo kang sayekti

Lagu dengan melodi yang sangat lembut ini menggambarkan perasaan cinta yang begitu mendalam. Lirik lagu “Pujaningsih” ditulis menggunakan metafora dan bahasa Jawa halus.

Dikutip dari buku Menulis dengan Hati Membangun Karya yang Berbicara, Yanti, et al. (2025:70), metafora adalah gaya bahasa yang membandingkan dua hal secara langsung tanpa kata penghubung, berfungsi untuk memperkuat makna pesan yang disampaikan.

Selain metafora, lirik lagu juga ditulis dengan puitis untuk menggambarkan rasa cinta sang penyanyi. Pada liriknya, terdapat metafora yang menggambarkan bahwa cinta sejati merupakan suatu yang berharga dan sakral. Cinta seperti sebuah pusaka yang memiliki kekuatan besar.

Pada lagu ini juga digambarkan bahwa cinta tidak hanya berfokus pada fisik. Melainkan juga fokus pada hati dan jiwaa yang terikaat dalam sebuah hubungan. Lirik lagu “Pujaningsih” mengandung doa dan harapan penyanyi dalam menjalin cinta dengan kekasih atau pasangannya.

Baca juga: Makna Lagu Zona Nyaman yang Dinyanyikan Fourtwnty

Lirik lagu "Pujaningsih" Niken Salindry dan maknanya menggambarkan tentang perasaan cinta yang mendalam. Seluruh pesan tersebut ditulis dalam metafora dan lirik berbahasa Jawa yang puitis. (FAR)