Konten dari Pengguna

LoA: Pengertian dan Cara Mendapatkannya untuk Mendaftar Beasiswa LPDP

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi untuk Apa itu LoA. Sumber: Unsplash/Glenn Carstens-Peters
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi untuk Apa itu LoA. Sumber: Unsplash/Glenn Carstens-Peters

Pelamar beasiswa LPDP harus melampirkan sejumlah dokumen, salah satunya adalah LoA. Apa itu LoA? LoA adalah singkatan dari Letter of Acceptance. Biasanya, hampir semua penyelenggara beasiswa mensyaratkan LoA untuk pendaftarnya, bukan LPDP saja.

Oleh sebab itu, LoA penting untuk dipahami, terutama bagi yang melamar beasiswa. Dengan begitu, pelamar beasiswa akan lebih mudah melengkapi persyaratan yang diminta.

Apa itu LoA? Ini Pengertiannya

Ilustrasi untuk Apa itu LoA. Sumber: Unsplash/Thought Catalog

Apa itu LoA? Mengutip dari Selamat Hingga Tujuan, Hasibuan (2023:151), LoA (Letter of Acceptance) merupakan surat resmi yang diberikan oleh universitas kepada individu sebagai tanda bahwa mereka telah diterima sebagai mahasiswa di kampus tersebut.

Biasanya, LoA hanya berlaku selama satu atau dua tahun saja. Terdapat dua jenis LoA sebagai berikut.

1. Conditional LoA

Conditional LoA merupakan surat resmi yang diberikan kepada calon mahasiswa sebagai tanda bahwa mereka sudah diterima di kampus tertentu dengan syarat yang harus dipenuhi.

2. Unconditional LoA

Unconditional LoA merupakan surat resmi yang diberikan kepada calon mahasiswa sebagai tanda bahwa mereka sudah diterima di kampus tertentu tanpa adanya syarat tambahan yang harus dipenuhi.

Cara Mendapatkan LoA

Ilustrasi untuk Apa itu LoA. Sumber: Unsplash/Dylan Gillis

Letter of Acceptance bisa diperoleh dengan beberapa tahapan sebagai berikut.

1. Lakukan Riset tentang Universitas Tujuan

Hal pertama yang harus dilakukan untuk mendapatkan LoA adalah riset tentang universitas tujuan. Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan seperti persyaratan yang diminta, proses seleksi, dan jadwal pendaftaran mahasiswa baru.

Sebagian universitas mensyaratkan ijazah, transkrip nilai, dan beberapa dokumen pendukung lainnya untuk mendaftar sebagai mahasiswa. Ada juga universitas yang mensyaratkan calon mahasiswa untuk mengikuti seleksi wawancara terlebih dahulu.

2. Lengkapi Dokumen yang Diperlukan

Calon mahasiswa harus melengkapi semua dokumen yang diperlukan. Bagi yang mendaftar di universitas luar negeri, pastikan untuk segera menerjemahkan dokumen-dokumen penting tersebut ke bahasa pengantar universitas tujuan.

Pastikan dokumen tersebut diterjemahkan oleh penerjemah tersumpah. Umumnya, jasa penerjemahan dokumen ini tersedia di kedutaan besar negara yang bersangkutan atau di lembaga bahasa asing yang ada di beberapa universitas di Indonesia.

3. Mengikuti Proses Seleksi Sesuai Jadwal

Langkah berikutnya adalah mengikuti semua proses seleksi sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh universitas tujuan. Setelah mengikuti keseluruhan proses seleksi, pihak universitas akan menilai apakan calon mahasiswa lolos seleksi atau tidak.

Baca juga: Apakah Beasiswa LPDP Bisa untuk S1? Ini Jawabannya

Apa itu LoA? LoA adalah surat resmi yang diberikan oleh universitas kepada individu untuk tanda bahwa mereka telah diterima sebagai mahasiswa di kampus tersebut. (KRIS)