Konten dari Pengguna

Local Disk C, Direktori yang Tepat untuk Menyimpan File Sistem Operasi

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi file sistem operasi ketika instalasi sebaiknya disimpan di direktori. Sumber: Unsplash.com/Nick van der Ende
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi file sistem operasi ketika instalasi sebaiknya disimpan di direktori. Sumber: Unsplash.com/Nick van der Ende

Di mana file sistem operasi sebaiknya disimpan? File sistem operasi ketika instalasi sebaiknya di simpan di direktori local disk C.

Local disk C merupakan tempat penyimpanan data yang selalu ada di setiap komputer atau laptop. Pasalnya, local disk C adalah pembagian hard disk yang biasa menyimpan file sistem operasi ketika instalasi. Singkatnya, local disk C ini menjadi tempat untuk menyimpan software aplikasi yang akan kita instal di komputer atau laptop kita.

Pertanyaannya sekarang adalah kenapa ada local disk C di setiap komputer? Sebenarnya, apa sih local disk C ini?

Local Disk C, Tempat untuk Menyimpan Sistem Operasi

Ilustrasi Hard Disk. Sumber: Unsplash.com/Markus Spiske

Pada uraian di atas, sudah menyebutkan bahwa local disk C adalah pembagian hard disk. Yups! Hard disk pada komputer serta laptop terbagi dalam beberapa bagian. Wahana Komputer (2006: 123) dalam bukunya yang berjudul Student Guide Series: Pengenalan Hardware menjelaskan bahwa,

Pada dasarnya, sebuah hard disk dibagi menjadi dua jenis memori data, yaitu primary dan jenis logical (extended). Jenis data primary merupakan jenis atau bagian pada hard disk yang berfungsi sebagai penyimpanan data sistem operasi dan program lainya, misalnya Windows beserta kumpulan program lainnya.

Biasanya, partisi hard disk akan terbagi otomatis menjadi beberapa drive baru, seperti drive C:\, drive D:\, hingga drive F:\. Pada beberapa komputer, drive C:\ tertulis sebagai local disk C. Lantas apa yang membedakannya local disk C dengan disk D, E, F, dan seterusnya? Batubara (2017: 24) dalam bukunya yang berjudul Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjelaskan bahwa,

Local disk C biasanya menjadi ruang penyimpanan data sistem dan local disk lain (D, E, dsb) menjadi ruang penyimpanan data khusus yang terpisah dari data sistem operasi.

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat dipahami bahwa local disk C merupakan ruang penyimpanan data sistem dan local disk selain C merupakan ruang penyimpanan data khusus. Contohnya adalah file sistem operasi ketika instalasi tersimpan di local disk C, data tersimpan di local disk D, gambar di local disk E, dan sebagainya.

Baca juga: 2 Cara Uninstall Aplikasi di Laptop Windows 10

Jadi, sudah jelas bahwa tempat menyimpan sistem operasi adalah di local disk C. Sekian uraian tentang teknologi kali ini. Semoga dapat memberikan tambahan wawasan yang baik untuk kamu, ya! (AA)