Local Disk C, Direktori yang Tepat untuk Menyimpan File Sistem Operasi

Berita Terkini
Penulis kumparan
Konten dari Pengguna
27 Februari 2023 20:17 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi file sistem operasi ketika instalasi sebaiknya disimpan di direktori. Sumber: Unsplash.com/Nick van der Ende
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi file sistem operasi ketika instalasi sebaiknya disimpan di direktori. Sumber: Unsplash.com/Nick van der Ende
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Di mana file sistem operasi sebaiknya disimpan? File sistem operasi ketika instalasi sebaiknya di simpan di direktori local disk C.
ADVERTISEMENT
Local disk C merupakan tempat penyimpanan data yang selalu ada di setiap komputer atau laptop. Pasalnya, local disk C adalah pembagian hard disk yang biasa menyimpan file sistem operasi ketika instalasi. Singkatnya, local disk C ini menjadi tempat untuk menyimpan software aplikasi yang akan kita instal di komputer atau laptop kita.
Pertanyaannya sekarang adalah kenapa ada local disk C di setiap komputer? Sebenarnya, apa sih local disk C ini?

Local Disk C, Tempat untuk Menyimpan Sistem Operasi

Ilustrasi Hard Disk. Sumber: Unsplash.com/Markus Spiske
Pada uraian di atas, sudah menyebutkan bahwa local disk C adalah pembagian hard disk. Yups! Hard disk pada komputer serta laptop terbagi dalam beberapa bagian. Wahana Komputer (2006: 123) dalam bukunya yang berjudul Student Guide Series: Pengenalan Hardware menjelaskan bahwa,
ADVERTISEMENT
Biasanya, partisi hard disk akan terbagi otomatis menjadi beberapa drive baru, seperti drive C:\, drive D:\, hingga drive F:\. Pada beberapa komputer, drive C:\ tertulis sebagai local disk C. Lantas apa yang membedakannya local disk C dengan disk D, E, F, dan seterusnya? Batubara (2017: 24) dalam bukunya yang berjudul Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) menjelaskan bahwa,
ADVERTISEMENT
Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat dipahami bahwa local disk C merupakan ruang penyimpanan data sistem dan local disk selain C merupakan ruang penyimpanan data khusus. Contohnya adalah file sistem operasi ketika instalasi tersimpan di local disk C, data tersimpan di local disk D, gambar di local disk E, dan sebagainya.
Jadi, sudah jelas bahwa tempat menyimpan sistem operasi adalah di local disk C. Sekian uraian tentang teknologi kali ini. Semoga dapat memberikan tambahan wawasan yang baik untuk kamu, ya! (AA)