Macam-macam Bacaan Doa Setelah sholat yang Sering Dibaca

Penulis kumparan
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Melafalkan dzikir dan bacaan doa setelah sholat fardhu merupakan anjuran Rasulullah SAW. Setelah melakukan ibadah sholat, jangan buru-buru beranjak dari tempat Anda. Sebaiknya duduk sejenak, berdzikir dan berdoa kepada Allah SWT.
Sebelum berdoa, sebaiknya mengawali dengan bacaan dzikir terlebih dulu. Selain bisa membuat hati menjadi lebih tenang, dzikir juga menjadi sarana kita untuk ingat terus dengan Allah. Ada banyak bacaan dzikir yang bisa diucapkan setelah selesai mengerjakan ibadah sholat. Berikut ini bacaan doa dan dzikir setelah sholat yang bisa dibaca setiap selesai menunaikan ibadah sholat wajib.
Bacaan Doa dan Dzikir Setelah Ibadah Sholat
Pertama bacalah istighfar dan lanjutkan dengan bacaan lain, yang bacaannya seperti ini:
"Astaghfirullah Hal'adzim, Aladzi Laailaha Illahuwal Khayyul Qoyyuumu Wa Atuubu Ilaiih"
Dari Tsauban radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda: “ Biasanya Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ketika selesai shalat, beliau beristighfar 3x, lalu membaca doa:
“Allahumma Antas Salaam Wa Minkas Salaam Tabaarokta Yaa Dzal Jalaali Wal Ikroom.”
Artinya : Ya Allah Engkau-lah as salam, dan keselamatan hanya dari-Mu, Maha Suci Engkau wahai Dzat yang memiliki semua keagungan dan kemulian. (HR. Muslim).
Doa setelah sholat yang kedua adalah dengan membaca tahlil yang dilanjutkan dengan membaca doa. Dari Al Mughirah bin Syu’bah radhiallahu’anhu, ia berkata: “ Aku mendengar Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam setelah shalat beliau berdoa:
“Laa Ilaha Illallah Wahdahu Laa Syarika Lahu, Lahul Mulku Wa Lahul Hamdu Wa Huwa ‘Alaa Kulli Syai-In Qodiir. Allahumma Laa Maani’a Lima A’thoyta Wa Laa Mu’thiya Limaa Mana’ta Wa Laa Yanfa’u Dzal Jaddi Minkal Jaddu.”
Artinya : Tiada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Segala pujian dan kerajaan adalah milik Allah. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan (bagi pemiliknya). Dari Engkau-lah semua kekayaan dan kemuliaan)”. (HR. Bukhari, Muslim).
Doa setelah sholat yang ketiga yaitu dengan membaca doa sebagaimana riwayat dari Abdullah bin Zubair radhiallahu’anhu: Biasanya (Abdullah) bin Zubair di ujung shalat, ketika selesai salam beliau membaca:
“Laa Ilaha Illalloohu Wahdahu Laa Syarika Lahu. Lahul Mulku Wa Lahul Hamdu Wa Huwa ‘Alaa Kulli Syai-In Qodiir. Laa Haula Wa Laa Quwwata Illa Billaah. Laa Ilaha Illallooh Wa Laa Na’budu Illa Iyyaah. Lahun Ni’matu Wa Lahul Fadhlu Wa Lahuts Tsanaa-Ul Hasanu. Laa Ilaha Illallooh Mukhlishiina Lahud Diin Wa Lau Karihal Kaafiruun.”
Artinya :Tiada ilah yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Segala pujian dan kerajaan adalah milik Allah. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah. Tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya. Semua nikmat, anugerah dan pujian yang baik adalah milik Allah. Tiada ilah yang berhak disembah kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah hanya kepadaNya, sekalipun orang-orang kafir tidak menyukainya)”. (HR. Muslim)
(ANG)
