Macam-Macam Bahasa Gaul di Sekolah Jakarta yang Keren

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Murid sekolah selalu memiliki cara untuk menciptakan bahasa gaul. Agar tidak ketinggalan zaman, para murid harus mengetahui macam-macam bahasa gaul di sekolah Jakarta.
Bahasa gaul biasanya digunakan pada percakapan sehari-hari-hari. Bahasa yang satu ini dipakai oleh para murid sekolah agar percakapan tidak membosankan.
Macam-Macam Bahasa Gaul di Sekolah Jakarta, Murid Wajib Catat
Agar tidak dianggap ketinggalan zaman, biasanya murid sekolah kerap menggunakan bahasa gaul ketika berbicara dengan temannya. Dikutip dari buku Slang Words to Master English Conversation, Khabib (2021), bahasa gaul dapat muncul sebagai kata baru, arti baru untuk kata yang sudah ada, singkatan untuk sebuah kata, atau kata yang menjadi lebih umum daripada sebelumnya.
Ada banyak bahasa gaul yang perlu diketahui. Misalnya adalah bahasa prokem. Selain itu, masih banyak bahasa gaul lainnya. Berikut penjelasan macam-macam bahasa gaul di sekolah Jakarta wajib diketahui oleh para murid.
1. Bahasa Prokem
Bahasa gaul yang pertama adalah bahasa prokem. Bahasa gaul yang satu ini konon tercipta di Jakarta sekitar tahun 1980-an. Pencipta bahasa ini merupakan para preman yang ada di wilayah Bulungan.
Bahasa atau pola prokem memiliki rumus tersendiri. Rumus tersebut adalah menambahkan kata “ok” setelah suku pertama. Rumus kedua adalah menukar suku kata pertama dengan kata yang ada di belakang. Berikut contoh bahasa prokem yang banyak digunakan oleh para murid sekolah.
Nyokap: Ibu
Bokap: Bapak
Rokum: Rumah
Spokat: Sepatu
Tokas: Taksi
Gokil: Gila
Jokut: Juta
Sokin: Sini
Plokis: Polisi
Boil: Mobil
Samuk: Masuk
2. Bahasa Terbalik
Bahasa gaul selanjutnya adalah menggunaan pola yang dibalik. Menurut beberapa sumber, bahasa gaul ini diadopsi dari orang-orang di kota Malang. Berikut contoh katanya.
Agit : Tiga
Kadit: Tidak
Kane: Enak
Alig: Gila
Kuy: Yuk
Sabeb: Bebas
Tubir: Ribut
Ucul: Lucu
Takis: Sikat
3. Bahasa “S”
Murid sekolah di Jakarta juga kerap menggunakan bahasa “s”. Bahasa ini cukup mudah untuk diucapkan. Sebab hanya perlu menghilangkan beberapa suku kata dan menggantinya dengan huruf “s”. Contohnya sebagai berikut.
Aps: Apa
Goks: Gokil
Kemans: Kemana
Yauds: Yaudah
Kenaps: Kenapa
Sans: Santai
Yoms: You
Baca juga: Moots Artinya Apa? Bahasa Gaul di Media Sosial
Demikian penjelasan macam-macam bahasa gaul di sekolah Jakarta. Tertarik mencoba berbicara menggunakan bahasa-bahasa gaul tadi? (FAR)
