Konten dari Pengguna

Macam-Macam Pakaian Adat Melayu Riau dan Keunikannya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi artikel Macam-Macam Pakaian Adat Melayu Riau dan Keunikannya. Sumber: unsplash.com/Chumil Photo
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi artikel Macam-Macam Pakaian Adat Melayu Riau dan Keunikannya. Sumber: unsplash.com/Chumil Photo

Indonesia adalah negara yang memiliki berbagai kekayaan budaya, baik itu tradisi maupun kesenian. Salah satu bentuk kekayaan budaya itu adalah pakaian adat dari masing-masing daerah. Setiap daerah memiliki pakaian adat dengan keunikan tersendiri. Seperti pakaian adat Melayu di Riau. Dalam artikel berikut ini, kita akan menyimak macam-macam Pakaian Adat Melayu Riau dan keunikannya.

Ilustrasi artikel Macam-Macam Pakaian Adat Melayu Riau dan Keunikannya. Sumber: lpmpriau.kemdikbud.go.id
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi artikel Macam-Macam Pakaian Adat Melayu Riau dan Keunikannya. Sumber: lpmpriau.kemdikbud.go.id

Pakaian Adat Melayu Riau

Yang dimaksud pakaian adat Melayu Riau berdasarkan buku Ensiklopedia Negeriku: Pakaian Adat oleh Dian Kristiani dan Agnes Bemoe (2016: 31-35):

Ada beberapa macam pakaian adat Melayu Riau, tergantung daerah asalnya, misal Siak, Indragiri, Bengkalis, atau Kampar. Walau demikian, secara garis beras bentuk pakaiannya tidak berbeda satu dengan lainnya.

Pakaian Pria

Ada dua jenis pakaian sehari-hari yang dikenal pria Melayu, yaitu:

  1. Teluk Belanga: Baju ini berupa baju longgar dan tak berkerah. Baju ini hanya punya satu kancing atau butang baju.

  2. Cekak Musang: Beberda dengan Teluk Belanga, pakaian ini memiliki kerah tinggi. Biasanya ada lima butang baju pada pakaian ini. Dua buah pada kerah tegak dan tiga buah pada bagian dada.

Kain Sampin

Kain yang dililitkan di pinggang disebut kain sampin. Panjangnya disesuaikan dengan usia dan kedudukan si pemakai.

  1. Untuk pemuda yang belum menikah, panjang sarungnya di atas lutut.

  2. Untuk yang sudah menikah, panjang sarungnya persis sebatas lutut.

  3. Untuk pria yang berkedudukan dan terpandang, panjang sarung satu telempap (telapak tangan) di bawah lutu.

  4. Sementara bagi pemuka agama, panjang sarungnya dua telempap di bawah lutut.

Para pria mengenakan pentup kepala bernama Tanjak. Ada berbagai macam Tanjak, seperti Tanjak Elang Melayang, Tanjak Ikat Laksamana, dan Tanjak Menyongsong Angin.

Pakaian Wanita

Pakaian adat Melayu yang dikenakan wanita, yaitu baju kurung dengan bawahan sarung atau kain. Cara memasang kainnya berbeda-beda.

  1. Untuk wanita yang belum menikah, muka kain diletakkan di depan.

  2. Bagi perempuan yang sudah menikah, muka kain diletakkan di sebelah belakang.

  3. Bagi perempuan yang menjadi istri patut-patut atau orang terkemuka, muka kain diletakkan di sebelah kanan. Sementara, perempuan yang menjanda muka kainnya diletakkan di sebelah kiri.

Itulah penjelasan mengenai macam-macam pakaian adat Melayu Riau. Semoga bermanfaat. (IND)