Macam-Macam Peninggalan Masa Neolitikum

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zaman neolitikum disebut juga sebagi zaman batu muda. Salah satu contoh peninggalan masa neolitikum adalah kapak lonjong.
Di sisi lain, pada zaman tersebut dikatakan telah terjadi evolusi atau perubahan pola hidup manusia pada masa itu. Pola kehidupan masa neolitikum dapat dipelajari dari benda-benda peninggalannya.
Peninggalan Masa Neolitikum di Zaman Prasejarah
Menurut sejarah, masa neolitikum merupakan era yang mempunyai ciri-ciri khusus. Berikut di antaranya menurut buku Ensiklopedia Zaman Prasejarah oleh Etty Sugiarti, S,Pd (2019: 28).
Peralatan sudah dihaluskan bahkan diberi tangkai.
Telah bertempat tinggal menetap.
Telah memiliki kemampuan bercocok tanam.
Masyarakat telah mengenal kepercayaan.
Jenis alat yang digunakan adalah kapak persegi dan lonjong, Pakaian terbuat dari kulit kayu, perhiasannya terbuat dari batu dan manik-manik.
Dari pernyataan di atas dapat diketahui bahwa ada kebudayaan kapak persegi dan lonjong yang digunakan pada masa ini. Kedua alat inipun menjadi peninggalan masa neolitikum.
Uraian mengenai kedua alat tersebut sebagai peninggalan masa neolitikum dapat dilihat dalam ulasan di bawah ini menurut buku Sejarah Asia Tenggara oleh Yoseph Vincent Panggabean (2020: 33) beserta benda-benda lainnya.
1. Kapak Persegi
Kapak persegi dibuat dari bahan dasar batu yang berbentuk persegi. Fungsinya adalah sebagai alat cangkul dalam bercocok tanam dan alat untuk memahat kayu. Kapak persegi banyak ditemukan di wilayah Sumatera, Bali, Nusa Tenggara, Jawa, dan sekitarnya.
2. Kapak Lonjong
Kapak lonjong terbuat dari batu nefrit yang dihaluskan. Kehalusan dan tekstur kapak lonjong menunjukkan kemajuan yang pesat zaman batu era neolitikum. Kapak lonjong tidak hanya ditemukan di Indoensia, tetapi juga di Filipina, Cina, Vietnam, dan negara Asia lainnya.
3. Gerabah
Gerabah adalah salah satu hasil kerjainan tangan yang berbahan dasar tanah liat, pasir, dan dibentuk menggunakan tangan. Penemuan gerabah di Indonesia terdapat di berbagai lokasi, seperti Sulawesi, Banyuwangi, Tangerang, Bogor, dan beberapa titik lainnya.
4. Pakaian
Pada masa neolitikum telah dikenal pakaian. Pakaian yang dikenakan berbahan dasar serat kayu. Kapak persegi dan kapak lonjong digunakan untuk menghaluskan serat kayu sehingga layak dipakai.
Baca juga: 3 Ciri-Ciri Bejana Perunggu dan peninggalan Zaman Perunggu Lainnya
Demikian macam-macam peninggalan masa neolitikum pada masa prasejarah. Semoga bermanfaat.(IND)
