Macam-Macam Sumber Daya untuk Industri dan Manfaatnya

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia dikenal sebagai negara dengan sumber daya alam yang melimpah. Terdapat macam-macam sumber daya untuk industri bagi kepentingan manusia dan pembangunan.
Pemanfaatan sumber daya harus berdasarkan prinsip ekoefisiensi. Prinsip ekoefisiensi adalah pengelolaan sumber daya dengan tidak merusak, efisien, dan memikirkan kelanjutan sumber daya tersebut.
Macam-Macam Sumber Daya untuk Industri dan Manfaatnya yang Perlu Diketahui
Prinsip efisiensi berdasarkan bahwa sumber daya yang tidak termanfaatkan dalam industri akan terbuang, dan menjadi limbah (social cost). Berdasarkan buku Sukses UN SMA/MA IPS 2016, Tim Guru Indonesia (2015:437), macam-macam sumber daya untuk industri dan manfaatnya adalah sebagai berikut.
Besi, untuk membuat jembatan, rel kereta api, konstruksi bangunan dan industri mobil.
Alumunium, dimanfaatkan untuk badan pesawat terbang, kapal laut, alat dapur, perkakas rumah tangga, dan uang logam.
Timah, untuk industri kaleng, dan bahan pelapis besi.
Nikel, sebagai campuran industri besi agar tahan karat.
Tembaga yang umum dimanfaatkan sebagai bahan kabel.
Emas dan perak, bahan baku utama dalam industri perhiasan.
Seng dan Plumbun, berguna dalam pembuatan atap rumah.
Intan, sumber daya yang dimanfaatkan sebagai perhiasan dan pemotong kaca.
Minyak bumi, dimanfaatkan sebagai penerangan, penggerak mesin, dan bahan bakar kendaraan bermotor.
Gas alam, adalah sumber daya yang berguna sebagai bahan bakar.
Batu bara, bermanfaat sebagai bahan mentah cat, obat-obatan, wangi-wangian, dan bahan peledak.
Batu gamping dan batu kapur, dimanfaatkan sebagai bahan bangunan, pembuat semen, dan pupuk untuk tanah.
Yodium, bermanfaat sebagai campuran obat penyakit gondok.
Belerang, digunakan dalam campuran obat penyakit kulit pada industri kesehatan.
Posfat, merupakan bahan bakar industri pupuk.
Tanah liat, digunakan sebagai bahan dalam industri pembuatan batu bata.
Kaolin, adalah bahan untuk industri porselin dan keramik.
Pasir kuarsa, dimanfaatkan sebagai bahan gelas, kaca, dan piring.
Batu granit, digunakan sebagai bahan bangunan yang kokoh dan tahan lama.
Platina (emas putih), banyak dimanfaatkan dalam industri perhiasan.
Wolfram merupakan sumber daya yang dibutuhkan dalam industri listrik.
Tras, dimanfaatkan sebagai bahan semen.
Batu pualam, digunakan sebagai bahan lantai dan pelapis baja.
Batu gips, untuk membuat alat peraga kedokteran.
Asbes, dimanfaatkan dalam industri bangunan (atap rumah).
Baca juga: Unit Bisnis yang Mengolah Sumber Daya Alam Menjadi Barang Jadi
Macam-macam sumber daya untuk industri telah dimanfaatkan untuk kepentingan nasional. Selain itu, beberapa bahan tambang juga menjadi komoditas andalan dalam kegiatan ekspor. (DK)
