Konten dari Pengguna

Macam-macam Teknik Pengambilan Sampel untuk Validitas Penelitian

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Pengambilan sampel, sumber: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Pengambilan sampel, sumber: Unsplash

Dalam sebuah penelitian ilmiah, diperlukan adanya teknik pengambilan sampel yang berguna untuk mendapatkan data-data penelitian yang menunjang validitas penelitian.

Dalam bukunya yang berjudul Statistika Untuk Penelitian Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Sosial, Dr. H Fajri Ismail yang terbit tahun 2018, mengutip pengertian sampel dari Sheskin (2004) sebagai berikut:

Sampel adalah sekumpulan obyek yang mewakili populasi.

Dalam buku yang sama, disebutkan bahwa sampel digunakan pada populasi penduduk yang besar, di mana peneliti memiliki keterbatasan untuk mengaksesnya, sehingga pemilihan sampel haruslah representatif, atau mewakili dari keseluruhan populasi. (Sugiono, 2010).

Macam-macam Teknik Pengambilan Sampel

Teknik pengambilan sampel dibedakan menjadi dua macam, yakni teknik probability sampling dan teknik non probability sampling, berikut ini adalah penjelasannya:

1. Teknik pengambilan sampel probability sampling

Pengambilan sampel dengan probability sampling memiliki beberapa jenis, antara lain:

  • Simple Random Sampling, merupakan teknik pengambilan sampel di mana semua elemen memiliki kesempatan yang sama untuk diambil sebagai sampel.

  • Systematic Sampling, dilakukan dengan adanya batasan pada elemen populasi yang dipilih menjadi sampel, biasanya digunakan dalam marketing research.

  • Stratified Random Sampling, merupakan teknik pengambilan sampel dengan membagi populasi yang ada menjadi beberapa kelompok sesuai kebutuhan, untuk kemudian dipilih secara acak.

  • Cluster Sampling, cocok untuk digunakan jika peneliti ingin dalam setiap kelompok memiliki tingkat perbedaan yang beraneka ragam.

2. Teknik pengambilan sample Non Probability Sampling

Merupakan teknik sampling yang memberi peluang atau kesempatan tidak sama bagi setiap unsur atau anggota populasi untuk dipilih menjadi sampel, yang dibedakan sebagai berikut:

Convenience Sampling yang dipilih oleh peneliti jika peneliti telah mempunyai informasi tentang elemen yang memenuhi syarat untuk dijadikan sebagai sampel penelitian.

Purposive Sampling, dengan cara menentukan target dari elemen populasi yang diperkirakan paling cocok untuk dikumpulkan datanya.

Judgement Sampling, dilakukan jika peneliti menentukan subjek dari sampel yang terpilih berdasarkan penilaian dari peneliti saja.

(Adelliarosa)

Baca juga: Pengertian Teknik Pengambilan Sampel Accidental Sampling