Konten dari Pengguna

Maf ul Bih: Pengertian, Contoh, dan Ciri-cirinya

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Maf ul bih adalah kata benda dalam Bahasa Arab, sumber foto: (Andri Helmansyah) by unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Maf ul bih adalah kata benda dalam Bahasa Arab, sumber foto: (Andri Helmansyah) by unsplash.com

Maf ul bih adalah kata benda dalam Bahasa Arab. Dalam membuat kalimat Bahasa Arab, maka penggunaan maf ul bih sangat penting untuk diperhatikan. Pasalnya, ketentuan dalam membuat kalimat harus disusun secara baku, sehingga peletakan subjek, predikat, objek dan keterangan harus sesuai dengan kaidah. Jika tidak lengkap, sebuah kalimat masih bisa disebut kalimat, hanya saja sifatnya menjadi tidak sempurna. Oleh karena itu, terdapat pembahasan tentang maf’ul bih (objek) secara khusus yang perlu dipelajari. Lalu, apa itu maf ul bih dalam Bahasa Arab? Mari simak penjelasan tentang pengertian, contoh, dan ciri-cirinya di artikel ini.

Pengertian Maf ul Bih

Mengutip buku Cara Mahir Menguasai Ilmu Nahwu oleh Toni Pransiska (2017), maf’ul bih merupakan isim yang beri’rab manshub dan menyatakan suatu aktivitas atau pekerjaan. Dalam Bahasa Indonesia, maf’ul bih memiliki makna yang sama dengan istilah obyek

Menurut istilah, maf’ul bih merupakan isim manshub yang posisinya sebagai sasaran tindakan dari subjek. Maf’ul bih dibedakan menjadi dua jenis, yakni maf’ul bihi isim dzahir dan isim dhamir.

Maf’ul bih isim dzahir merupakan maf’ul bih yang isimnya nampak. Jadi, objeknya adalah kata yang terlihat dan bukan menjadi kata ganti. Sedangkan yang dimaksud maf’ul bih isim dhamir merupakan maf’ul bih yang diisi oleh isim dhamir.

Contoh Maf ul Bih

Ilustrasi Maf ul bih adalah kata benda dalam Bahasa Arab, sumber foto: (Andri Helmansyah) by unsplash.com

Agar semakin paham, simak contoh maf ul bih di bawah ini:

يَحْمِلُ أَحْمَدُ الْكِتَابَ

Artinya: Ahmad sedang membawa buku.

يَزْرَعُ زَيْدٌ الْكَاسَافَةَ

Zaid sedang menanam singkong: anytirA

يَحْفَظُ التِّلْمِيْذُ الدَّرْسَ

Artinya: Siswa itu menghafalkan pelajaran.

Ciri-ciri Maf ul Bih

Maf ul bih sebagai objek suatu kalimat memiliki beberapa ciri, di antaranya sebagai berikut:

• Harus mengakhirkan maf’ul jika berupa isim dhomir

• Posisi umum dari objek dalam Bahasa Arab yaitu fi’il (kata kerja), fa’il (pelaku) dan maf’ul (objek).

• Maf’ul boleh berada di depan jika fa’ilnya isim dhohir.

• Boleh berdiri sebelum kata kerja apabila subjek dan objeknya isim dhohir.

• Maf’ul harus didahulukan jika berbentuk isim dhomir munfashil. Dhomir munfashil merupakan kata ganti yang dapat berdiri sendiri meskipun tanpa perlu disambung dengan isim.

Itulah pengertian, contoh, dan ciri-ciri maf’ul bih yang bisa dipelajari dalam ilmu nahwu. Dengan begitu, diharapkan kamu bisa lebih mahir Bahasa Arab yang benar dan sesuai kaidah. (DLA)