Makna Berbaik Sangka dalam Perspektif Agama Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam ajaran agama Islam, setiap umat muslim diperintahkan untuk selalu berbaik sangka dengan orang lain. Adapun istilah lain dari berbaik sangka menurut pandangan agama Islam adalah husnudzon. Meski begitu, sebenarnya makna berbaik sangka bisa menjadi sangat luas. Nah, lantas bagaimana jika Anda harus jelaskan makna berbaik sangka dalam perspektif agama Islam? Yuk, simak artikel di bawah ini untuk dapatkan jawabannya.
Apa Itu Berbaik Sangka Menurut Islam?
Seperti yang sudah disebutkan istilah berbaik sangka dalam Islam disebut dengan husnudzon. Lantas, bagaimana jika muncul pertanyaan tentang jelakan makna berbaik sangka? Mengutip dari buku 21 Kata Penggugah Jiwa karya Komunitas Guru Jago Menulis (2022:412), husnudzon adalah sikap mental dan cara pandang yang menyebabkan seseorang melihat sesuatu dari sisi yang positif.
Sebagai umat muslim, berbaik sangka kepada sesama memang sangat dianjurkan. Bahkan Nabi Muhammad SAW pernah menyinggung soal berbaik sangka dalam agama Islam yang berbunyi sebagai berikut.
رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ يَقُولُ أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي وَأَنَا مَعَهُ إِذَا دَعَانِي
Artinya, Rasulullah SAW bersabda, Allah SWT berfirman: "Aku sesuai dengan prasangka hamba-Ku terhadap-Ku, Aku akan bersamanya jika ia berdoa kepada-Ku."
Manfaat Bersikap Husnudzon Kepada Allah SWT
Selain kepada sesama manusia, setiap umat muslim juga diperintahkan untuk berhusnudzon kepada Allah SWT. Dengan senantiasa berhusnudzon kepada Allah SWT, maka Anda sebagai umat muslim akan menerima kecukupan taubat dari Allah SWT. Adapun perintah untuk berhusnudzon kepada Allah SWT juga sudah dijelakan dalam Surat Al Furqon ayat 71 yang berbunyi sebagai berikut.
وَمَنْ تَابَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَاِنَّهٗ يَتُوْبُ اِلَى اللّٰهِ مَتَابًا
Wa man tāba wa 'amila ṣāliḥan fa innahụ yatụbu ilallāhi matābā
Artinya, "Dan barangsiapa bertobat dan mengerjakan kebajikan, maka sesungguhnya dia bertobat kepada Allah dengan tobat yang sebenar-benarnya."
Dari ayat tersebut, maka sudah jelas bahwa sebagai makhluk Allah SWT, kita harus senantiasa berhusnudzon kepada-Nya di segala situasi dan juga kondisi.
Demikian penjelasan singkat makna berbaik sangka dalam perspektif agama Islam yang bisa dipahami oleh setiap umat muslim. Semoga bermanfaat. (Anne)
