Konten dari Pengguna

Makna dan Arti Jodoh dalam Hitungan Jawa

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makna dan Arti Jodoh dalam Hitungan Jawa, Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Makna dan Arti Jodoh dalam Hitungan Jawa, Foto: Unsplash.

Apa makna dan arti jodoh dalam hitungan Jawa? Terdapat pengertian yang berbeda-beda mengenai jodoh. Apalagi masyarakat Jawa mengenai adat istiadat dan kepercayaannya masih sangatlah kental. Salah satunya mengenai jodoh. Terdapat beberapa hal yang dapat mempengaruhi perhitungan kamu berjodoh atau tidak. Apabila tetap bersama nantinya akan seperti apa. Meskipun saat ini jaman sudah semakin modern tapi masyarakat Jawa masih mempercayai hal tersebut.

Dikutip dari buku Panji masyarakat karya unknow (1992: 77), Dan dalam mencahari jodoh , nama calon mempelai laki dan wanita dihitung hurufnya . Dicocokkan hari kelahirannya . Manakala hitungan tak sesuai dengan ' hari baik ', perjodohan digagalkan , meski kedua calon sudah berpacaran dua tahun kalau tidak jodoh maka juga akan terlepas dan pisah dengan sendirinya tanpa ada sebuah paksanaan dari pihak manapun.

Jodoh dalam hitungan Jawa ini sendiri biasanya disesuaikan dengan weton lahir seseorang. Dalam kalender Jawa sendiri, satu pekan terdiri dari tujuh hari yang diadopsi dari kalender Islam dan lima hari pasaran Jawa atau dikenal dengan istilah pancawarna. Pancawara atau siklus hari pasaran adalah putaran lima hari pasaran, yaitu Pahing, Pon, Wage, Kliwon, dan Legi.

Inilah makna dan arti jodoh dalam hitungan Jawa yang perlu kamu ketahui sebagai referensi.

Makna dan Arti Jodoh dalam Hitungan Jawa

Makna dan Arti Jodoh dalam Hitungan Jawa, Foto: Unsplash.

Arti jodoh dalam hitungan Jawa sendiri memiliki makna yang cukup mendalam dan berpengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Perhitungan weton ini dianggap dapat meminimalisir terjadinya sebuah bencana atau kesialan diantara kedua belah pihak. Jika dalam perhitungan weton kedua orang tersebut kurang baik, dan tetap melangsungkan pernikahan maka untuk menangkal kesialannya perlu dilakukan ruwatan atau memilih hari pernikahan khusus agar dapat menangkal kesialan.

Untuk mengetahui hasil kecocokan antara kedua belah pihak maka masing-masing wetonnya dapat dijumlahkan. Misalnya si perempuan lahir pada hari Rabu Pon maka jumlah yang di dapatkan 7+7 = 14. Untuk laki-laki lahir pada hari Kamis Wage berarti 8+4= 12. Nantinya, jumlah weton lelaki dan perempuan ditambahkan. Ini berarti, 12+14=26. Artinya adalah sebagai berikut:

1. PEGAT (hasil penjumlahan 1, 9, 10, 18, 19, 27, 28, 36)

Masalah yang sering ditemui oleh pasangan PEGAT ini di kemudian hari mulai dari masalah ekonomi, kekuasaan, perselingkuhan yang bisa menyebabkan pasangan tersebut bercerai atau pegatan.

2. RATU (jika hasil penjumlahannya = 2, 11, 20, 29)

Dihargai dan disegani oleh tetangga dan lingkungan sekitar. Saking harmonisnya, bahkan banyak orang yang iri akan keharmonisannya dalam membina rumah tangga.

3. JODOH (jika hasil penjumlahannya = 3, 12, 21, 30)

Pasangan tersebut memang beneran cocok dan berjodoh. Pasangan ini bisa saling menerima segala kelebihan dan kekurangan masing-masing. Rumah tangga pasangan JODOH ini bisa rukun sampai tua.

4. TOPO (jika hasil penjumlahannya = 4, 13, 22, 31)

Dalam membina rumah tangga, pasangan TOPO akan sering mengalami kesusahan di awal musim karena masih saling memahami tapi akan bahagia pada akhirnya. Masalah yang dihadapi bisa saja soal ekonomi dan lainnya.

5. TINARI (jika hasil penjumlahannya = 5, 14, 23, 32)

Pasangan TINARI akan menemukan kebahagiaan. Dalam mencari rezeki diberikan kemudahan dan nggak sampai hidup kekurangan. Selain itu, hidupnya juga sering mendapat keberuntungan.

6. PADU (jika hasil penjumlahannya = 6, 15, 24, 33)

Dalam berumah tangga, pasangan PADU akan sering mengalami pertengkaran. Tapi Bela, meskipun sering bertengkar, nggak sampai cerai. Masalah pertengkaran tersebut bahkan bisa dipicu dari hal-hal yang sifatnya cukup sepele.

7. SUJANAN (jika hasil penjumlahannya = 7, 16, 25, 34)

Dalam berumah tangga, pasangan SUJANAN akan sering mengalami pertengkaran dan masalah perselingkuhan. Bisa itu dari pihak laki-laki maupun perempuan yang memulai perselingkuhan tersebut.

8. PESTHI (jika hasil penjumlahannya = 8, 17, 26, 35)

Dalam berumah tangga, pasangan PESTHI akan rukun, tenteram, damai sampai tua. Meskipun ada masalah apapun nggak akan sampai merusak keharmonisan keluarga.

Demikianlah arti jodoh dalam perhitungan Jawa. Adat istiadat yang dimiliki masyarakat Jawa ini masih sangat kental dan melekat hingga saat ini. Banyak yang beranggapan dan percaya dengan perhitungan Jawa dalam menentukan jodoh atau tidaknya di era yang saat ini.