Makna dan Cara Meneladani Al-Hafiz dalam Kehidupan Sehari-Hari

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara meneladani Al-Hafiz dalam kehidupan sehari-hari wajib dipahami dan dilakukan oleh umat Islam. Al-Hafiz adalah satu dari banyaknya sifat Allah Swt. Seperti halnya sifat Allah lainnya, Al-Hafiz harus diteladani.
Dengan meneladani Asmaul Husna seperti Al-Hafiz, maka umat Islam akan mendapatkan keutamaan. Sebagai contoh adalah mendekatkan diri kepada Allah Swt. hingga jaminan masuk surga di hari akhir kelak.
Makna Asmaul Husna Al-Hafiz dalam Agama Islam
Dikutip dari buku Sembuh Total dengan Wirid Asmaul Husna, Aizid (2016), Al-Hafiz termasuk salah satu dari 99 sifat Allah Swt. Secara bahasa, Al-Hafiz memiliki beberapa arti yakni menjaga, menghafal, dan juga memelihara.
Allah Swt. dianggap Al-Hafiz karena merupakan pelindung serta penjaga seluruh alam semesta beserta isinya. Al-Hafiz dalam agama Islam juga merujuk pada Allah Swt. yang menjaga serta melindungi Al-Quran dari penyimpangan maupun perubahan.
Seperti halnya Asmaul Husna lainnya, Al-Hafiz disebutkan beberapa kali dalam Al-Quran dengan berbagai konteks. Berikut beberapa surat yang membahas mengenai Al-Hafiz.
1. Surat Saba Ayat 21
وَمَا كَانَ لَهُۥ عَلَيْهِم مِّن سُلْطَٰنٍ إِلَّا لِنَعْلَمَ مَن يُؤْمِنُ بِٱلْءَاخِرَةِ مِمَّنْ هُوَ مِنْهَا فِى شَكٍّ ۗ وَرَبُّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَىْءٍ حَفِيظٌ
Bacaan Latin: Wa ma kana lahu ‘alaihim min sultanin illa lina’lama may yu’minu bil-akhirati mim man huwa min-ha fi syakk, wa rabbuka ‘ala kulli syai’in hafiz
Artinya: “Dan tidak adalah kekuasaan iblis terhadap mereka, melainkan hanyalah agar Kami dapat membedakan siapa yang beriman kepada adanya kehidupan akhirat dari siapa yang ragu-ragu tentang tu. dan Tuhanmu Maha Memeihara segala sesuatu.”
2. Surat Ar-Rad Ayat 11
لَهُۥ مُعَقِّبَٰتٌ مِّنۢ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِۦ يَحْفَظُونَهُۥ مِنْ أَمْرِ ٱللَّهِ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّىٰ يُغَيِّرُوا۟ مَا بِأَنفُسِهِمْ ۗ وَإِذَآ أَرَادَ ٱللَّهُ بِقَوْمٍ سُوٓءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُۥ ۚ وَمَا لَهُم مِّن دُونِهِۦ مِن وَالٍ
Bacaan Latin: Lahu mu’aqqibatum mim baini yadaihi wa min khalfihi yahfazunahu min amrillah, innalaha la yugayyiru ma biqaumin hatta yugayyiru ma bi’anfusihim, wa iza aradallahu biqaumin su’an fa la maradda lah, wa ma lahum min dunihi miw wal
Artinya: “Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaga atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia.”
Cara Meneladani Al-Hafiz dalam Kehidupan Sehari-Hari yang Dapat Dilakukan Umat Islam
Terdapat beberapa cara meneladani Al-Hafiz dalam kehidupan sehari-hari. Berikut caranya yang dapat dilakukan oleh umat Islam.
Menghindari perasaan negatif
Melindungi diri dari berbagai perilaku yang buruk
Memelihara amanah dan selalu jujur
Senantiasa mengingat Allah dan berzikir
Membantu orang lain yang kesulitan
Berdoa hanya kepada Allah Swt.
Baca juga: Arti Al Aziz, Salah Satu dari 99 Asmaul Husna
Itu tadi cara meneladani Al-Hafiz dalam kehidupan sehari-hari. Semoga penjelasan di atas dapat menambah ilmu tentang agama Islam dan Asmaul Husna. (FAR)
