Makna dan Hikmah Halal Bi Halal dalam Tradisi Lebaran

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Salah satu hikmah halal bi halal adalah kesempatan untuk saling bermaafan di hari Lebaran. Lebih tepatnya halal bi halal adalah kegiatan silaturahmi di mana diisi dengan saling maaf memaafkan selama Hari Raya Idul Fitri.
Meskipun kata halal bi halal merupakan kata dari Bahasa Arab, namun orang Arab tidak akan mengerti maknanya karena halal bi halal ini hanya ada di Indonesia dan merupakan kreasi sendiri orang Indonesia.
Melansir dari buku Kumpulan Ceramah dan Doa untuk Berbagai Acara karya Gamal Komandoko, 2013, ada banyak hikmah halal bi halal yang bisa didapatkan umat Muslim yang melaksanakannya, karena itulah tradisi bisa terus dilakukan setiap tahunnya.
Makna dan Hikmah Halal Bi Halal dalam Tradisi Lebaran
Beberapa hikmah halal bi halal, antara lain:
Memberikan kesempatan untuk saling bersilaturahmi, memaafkan kesalahan dan perbuatan dosa yang dilakukan antar manusia
Mendapat ridho kebaikan dari Allah SWT
Membuat gembira sanak saudara
Silaturahmi merupakan kegiatan yang akan menggembirakan malaikat
Mendapat pujian baik dari orang muslim
Menyusahkan iblis menggoda manusia
Menambah umur panjang bagi siapa pun yang melakukan
Memberikan limpahan berkah dalam rezeki
Menggembirakan orang-orang yang meninggal dunia
Mempererat tali persaudaraan antar manusia
Menambah pahala setelah meninggal karena banyak sanak saudara yang selalu mendoakan
Makna Halal Bi Halal dalam Tinjauan Hadits
Makna halal bi halal yaitu silaturahmi dan saling memaafkan. Adapun tujuannya adalah sesuai dengan hadits Nabi Muhammad SAW berikut:
“Barangsiapa yang telah menganiaya kepada orang lain baik dengan cara menghilangkan kehormatannya ataupun dengan sesuatu yang lain maka mintalah halalnya pada orang tersebut seketika itu, sebelum adanya dinar dan dirham tidak laku lagi (sebelum mati). Apabila belum meminta halal sudah mati, dan orang yang menganiaya tadi mempunyai amal sholeh maka diambilah amal sholehnya sebanding dengan penganiayaannya tadi. Dan apabila tidak punya amal sholeh maka amal jelek orang yang dianiaya akan diberikan pada orang yang menganiaya”. (HR. Al Bukhori)
Makna halal bi halal Dalam Tinjauan Al-Quran
Di dalam Al-Quran juga disebutkan tentang betapa pentingnya makna halal bi halal dengan menjaga silaturahmi dan saling bermaafan. Allah SWT berfirman dalam surat Al-A’raf ayat 199 dan surat Ar-Ra’du ayat 21.
"Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh" (QS. Al-A'raf:199)
“Dan orang-orang yang menghubungkan apa-apa yang Allah swt perintahkan supaya dihubungkan (Yaitu mengadakan hubungan silaturahim dan tali persaudaraan).” (QS. Ar Ra’du : 21)
Dengan adanya kegiatan ini diharapkan masyarakat Indonesia dapat mendapatkan berbagai hikmah halal bi halal seperti mempererat tali persaudaraan, kemanusiaan, dan kebangsaan. (DNR)
