Makna dan Lirik Lagu Program Party - Seringai tentang Kebebasan Berekspresi

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makna dan lirik lagu "Program Party" Seringai sedang banyak dicari. Seringai merupakan salah satu band rock/metal asal Indonesia yang dikenal dengan musik keras, lirik lagu yang penuh semangat, serta kritik sosial yang tajam.
Banyak penggemar rock atau metal yang menyukai lagu-lagu dari Seringai. Satu lagu yang sangat populer adalah "Program Party", yang katanya sangat cocok didengarkan saat konser.
Makna dan Lirik Lagu Program Party - Seringai: Konser, Semangat, dan Ekspresi
Seringai terbentuk pada tahun 2002 di Jakarta, setelah bubarnya band Puppen, dengan Arian 13 (vokalis Seringai) sebelumnya menjadi vokalis utama. Genre yang mereka usung adalah rock, metal, hardcore, dan stoner rock.
Berdasarkan buku Metal Rules the Globe: Heavy Metal Music Around the World, Jeremy Wallach, Harris M. Berger, Paul D. Greene, (2011), Seringai tercatat sebagai satu dari ratusan band heavy metal yang kehebatan dan popularitasnya diakui dunia.
Meskipun bernuansa metal, mereka tetap membawa lirik berbahasa Indonesia yang kuat dan lugas. Salah satunya bisa terlihat dari lagu "Program Party". Berikut adalah liriknya yang ditulis ulang dari musicmatch.com.
Suatu show dengan musik gila, menghitam lautan tentara
Bergerak, dan nada membara
Dan ini bukan untuk mereka, yang tak mampu berdiri mendengar
Membising dan menggelegar
Stop!
Adrenalin semakin terpacu, distorsi memekakkan telinga
Berdentam, rendahnya suara, mengepal tangan dengan gagah
Mengayun kepala yang diam, menyayat jantung yang tak kuat
Ini dia bebas dan merdeka, betapa rasa yang melekat
Aku ingin, kau menggila, mulai lagi
Badan berubrukan dan tanpa ada henti
Muka terpukul siku di dalam dansa ini, hey
Tertimpa kawanmu, tertendang di dahi
Berdarah, berdarah, bersama seringai
Berlari keliling, dalam pusaran brutal
Ayunkan kepalan, ini heavy metal, hey
Masuk ke dalam pit, dan jangan menyesal
Bersenang, bersenang, bersama seringai
Adrenalin semakin terpacu, distorsi memekakkan telinga
Mengayun kepala yang diam, menyayat jantung yang tak kuat
Ini dia bebas dan merdeka, betapa rasa yang melekat
Berdarah, berdarah, bersama seringai
Berlari keliling dalam pusaran brutal
Seringai, se-ri-ngai
Makna dan lirik lagu "Program Party" Seringai ini menggambarkan dengan sangat kuat atmosfer konser musik keras, seperti heavy metal atau hardcore, yang brutal, penuh energi, dan liar. Akan tetapi, di sisi lain bisa menjadi ruang ekspresi kebebasan dan kebersamaan.
Di bagian "Suatu show dengan musik gila, menghitam lautan tentara" bisa dimaknai sebagai bukan sekadar konser biasa. Ini adalah ajang yang penuh kegilaan, energi, dan massa penonton yang padat seperti pasukan tentara. Istilah "tentara" menggambarkan barisan fans yang siap 'tempur' dalam keriaan konser.
"Dan ini bukan untuk mereka, yang tak mampu berdiri mendengar." Lirik ini mengandung pesan yang keras bahwa konser ini bukan untuk orang lemah atau yang cuma ingin duduk santai. Ini buat mereka yang tahan banting, berdiri, teriak, dan ikut berperang dalam atmosfer kebisingan.
Lirik "Adrenalin semakin terpacu, distorsi memekakkan telinga..." menggambarkan suasana yang semakin intens. Adrenalin naik, suara gitar distorsi memekakkan telinga, dentuman bass dan drum membuat tubuh refleks menggila. Semua elemen ini menciptakan ledakan emosi dan fisik.
Pada bagian "Mengayun kepala yang diam, menyayat jantung yang tak kuat" menggambarkan moshpit atau headbanging. Lagu ini "memaksa" siapa pun untuk bergerak, mengalahkan rasa takut atau lemah, bisa jadi merupakan penggambaran dari kebebasan dan pembebasan diri.
"Ini dia bebas dan merdeka, betapa rasa yang melekat." Ini adalah kalimat yang menjadi inti lagu. Konser dan musik adalah wadah kebebasan, pelampiasan, bahkan bentuk kemerdekaan emosional. Rasa ini begitu kuat sampai seperti melekat.
Baca Juga: Makna Lagu Girls Got Rhythm-AC/DC Lengkap dengan Liriknya
Makna dan lirik lagu "Program Party" Seringai adalah perayaan energi liar dari konser metal. Selain itu juga gambaran tentang kebebasan berekspresi, kekompakan, dan pelampiasan emosi dalam dunia musik yang keras. (DNR)
