Konten dari Pengguna

Makna Hakikat Pancasila sebagai Sistem Filsafat

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hakikat Pancasila sebagai sistem filsafat. Sumber: unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Hakikat Pancasila sebagai sistem filsafat. Sumber: unsplash.com

Pancasila adalah dasar negara yang memiliki makna mendalam pada setiap sila yang terdapat di dalamnya. Bukan cuma itu saja, Pancasila juga merupakan bagian dari sistem filsafat yang tidak bisa dipisahkan penerapannya. Jadi, tidak heran jika pembicaraan tentang Pancasila tidak pernah jauh dari pembahasan tentang sistem filsafat itu sendiri. Nah, bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang hakikat Pancasila sebagai sistem filsafat, simak artikel ini sampai akhir, ya.

Baca Juga: Perbedaan Sistem Filsafat Pancasila dengan Sistem Filsafat Barat

Pancasila sebagai Sistem Filsafat

Hakikat Pancasila sebagai sistem filsafat. Sumber: unsplash.com

Mengutip dari laman sipejar.um.ac.id, hakikat Pancasila sebagai sistem filsafat adalah suatu kesatuan yang saling berkaitan. Bahkan saling berkualifikasi antara satu sila dengan sila lainnya hingga membentuk suatu struktur yang menyeluruh dengan tujuan tertentu.

Adapun pemikiran dasar yang terkandung dalam Pancasila berkaitan tentang hubungan manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa, dengan dirinya sendiri, dengan sesama manusia, dan dengan masyarakat bangsa.

Pada dasarnya, sistem filsafat adalah ajaran-ajaran tentang kenyataan yang saling berhubungan. Jadi, sistem filsafat adalah kesatuan bersifat organis dan komprehensif yang dimaksudkan untuk mencapai suatu tujuan. Secara umum, setiap sistem kefilsafatan ini memang mencerminkan pandangan suatu kelompk atau suatu bangsa.

Pancasila sebagai sistem filsafat juga dapat dimaknai sebagai hasil pemikiran manusia Indonesia secara mendalam, sistematis, serta menyeluruh tentang kenyataan.

Jadi, Pancasila adalah refleksi kritis dan rasional sebagai dasar negara sekaligus kenyataan budaya bangsa dengan tujuan untuk mendapatkan pokok-pokok pengertiannya yang mendasar dan menyeluruh.

Selain itu, filsafat Pancasila sebagai hasil pemikiran bisa Anda maknai sebagai pedoman hidup sehari-hari yang merupakan pencerminan pandangan bangsa Indonesia dalam menghadapi realitas.

Berikut ini adalah inti ajaran pada kelima sila Pancasila yang mencerminkan sistem filsafat.

  1. Tuhan, yakni sebagai kausa prima.

  2. Manusia, yakni makhluk individu dan makhluk sosial.

  3. Satu, yakni kesatuan yang mempunyai kepribadian sendiri.

  4. Rakyat, yakni unsur mutlak negara yang menjungjung nilai kerja sama dan juga gotong royong.

  5. Adil, yakni memberi keadilan kepada diri sendiri dan orang lain sesuai dengan haknya.

Demikian penjelasan singkat tentang makna hakikat Pancasila sebagai sistem filsafat. (Anne)