Makna Idul Fitri menurut Al-Quran bagi Umat Islam

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Idulfitri adalah hari yang umat Islam tunggu karena di hari inilah umat Islam bersuka cita dan bergembira merayakan kemenangan. Umat Islam perlu mengetahui makna Idul Fitri menurut Al-Quran agar semangat hari kemenangan ini dapat terus selalu ada.
Ada beberapa ayat di dalam Al-Qur'an yang membahas tentang hari kemenangan yang kemudian diartikan sebagai Idulfitri. Ayat-ayat tersebut mengajak umat Islam untuk selalu menghayati makna Idulfitri sebagai Hari Kemenangan.
Makna Idul Fitri Menurut Al-Quran
Idulfitri berasal dari dua kata "id" dan "al-fitri". Secara bahasa, kata Id berasal dari kata aada–ya’uudu, yang artinya kembali. Hari raya disebut "id" karena hari raya terjadi secara berulang-ulang, dimeriahkan setiap tahun, pada waktu yang sama.
Sedangkan kata "fitri" memiliki dua makna, yaitu suci dan berbuka. Suci berarti bersih, bebas dari segala dosa, bebas dari cela, kesalahan, kejelekan, dan keburukan. Sedangkan fitri yang berarti berbuka berdasar pada hadis Rasulullah saw yang berbunyi:
"Dari Anas bin Malik: Tak sekali pun Nabi Muhammad Saw. Pergi (untuk salat) pada hari raya Idulfitri tanpa makan beberapa kurma sebelumnya."
Hari Raya Idulfitri merupakan Hari Raya Kemenangan dimana umat Islam merayakannya dengan suka cita. Sebagai umat Islam tidak seharusnya merayakan hari kemenangan ini dengan berlebihan. Perayaan ini harus tetap bermakna dengan berpedoman Alquran.
Mengutip buku Stimulant Langit saat Idul Fitri, Nurul Hikmah, dkk. (2022), makna Idul Fitri menurut Al-Quran adalah sebagai berikut:
1. Idulfitri Membawa Kebahagiaan dan Kegembiraan
Dalam QS. Yunus ayat 58, Allah berfirman:
قُلْ بِفَضْلِ ٱللَّهِ وَبِرَحْمَتِهِۦ فَبِذَٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا۟ هُوَ خَيْرٌ مِّمَّا يَجْمَعُونَ
Qul bifadlillahi wa birahmatihi fa bizalika falyafrahu, huwa khairum mimma yajma'un.
Artinya: Katakanlah: "Dengan kurnia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. Kurnia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan". (QS Yunus ayat 58).
Makna Idulfitri menurut QS Yunus ayat 58 adalah hari ketika umat Islam di seluruh dunia berbahagia dan bergembira karena Allah. Karena telah berhasil menyempurnakan ibadah dan memperoleh pahala puasa.
2. Idulfitri adalah Hari Kemenangan
Makna tersebut terdapat dalam QS Ar-Rum ayat 30.
فَأَقِمْ وَجْهَكَ لِلدِّينِ حَنِيفًا ۚ فِطْرَتَ ٱللَّهِ ٱلَّتِى فَطَرَ ٱلنَّاسَ عَلَيْهَا ۚ لَا تَبْدِيلَ لِخَلْقِ ٱللَّهِ ۚ ذَٰلِكَ ٱلدِّينُ ٱلْقَيِّمُ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
Fa aqim waj-haka lid-dini hanifa, fitratallahillati fataran-nasa 'alaiha, la tabdila likhalqillah, zalikad-dinul qayyimu wa lakinna aksaran-nasi la ya'lamun.
Artinya: "Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah; (tetaplah atas) fitrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. (Itulah) agama yang lurus; tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui." (QS. Ar-Rum ayat 30).
Makna Idulfitri menurut QS. Ar-Rum ayat 30 mengisyaratkan bahwa manusia kembali pada fitrahnya. Fitrah manusia adalah bersih tanpa dosa. Kemenangan Idulfitri memang patut dirayakan, tapi jangan lengah untuk perjuangan ibadah selanjutnya.
Baca Juga: Makna Idul Fitri Menurut Al-Quran dan Hadist yang Perlu Dihayati Umat Islam
Itulah beberapa makna Idul Fitri menurut Al-Quran yang dapat dihayati sehingga sebagai umat Islam dapat berjuang untuk ibadah-ibadah selanjutnya walaupun telah meraih kemenangan. Semoga informasi ini bermanfaat ya. (ARD)
