Makna Iman Kepada Hari Akhir dan Contoh Penerapannya dalam Kehidupan

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Iman kepada hari akhir merupakan salah satu rukun iman yang perlu dijalankan bagi tiap umat Muslim. Apa makna iman kepada hari akhir? Simak penjelasan lengkap mengenai makna iman kepada hari akhir beserta contoh penerapannya dalam kehidupan berikut ini.
Makna Iman Kepada Hari Akhir beserta Contoh Penerapan dan Dalilnya dalam Alquran
Rukun iman merupakan salah satu hal yang penting untuk dijalankan setiap umat Islam tanpa terkecuali. Dalam rukun iman, terdapat berbagai poin penting yang perlu dijalankan umat Muslim. Pembahasan mengenai rukun iman dijelaskan dalam buku berjudul Rukun Iman yang ditulis oleh Hudarrohman (2012:1).
Dikutip dari buku tersebut bahwa rukun iman artinya dasar atau pokok kepercayaan. Rukun iman merupakan pokok-pokok kepercayaan dalam Islam yang harus dikerjakan orang yang beriman. Rukun iman disebutkan dalam sabda Nabi sesuai dengan hadis dari Umar bin Al-Khathab radhiyallahu ‘anhu,
قَالَ : صَدَقْتَ فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْأَلُهُ وَيُصَدِّقُهُ قَالَ : فَأَخْبِرْنِي عَنِ الإِيْمَانِ قَالَ أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ
Artinya: Orang itu berkata, “Engkau benar.” Kami pun heran, ia bertanya lalu membenarkannya. Orang itu berkata lagi, “Beritahukan kepadaku tentang Iman.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Engkau beriman kepada Allah, kepada para Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, kepada para rasul-Nya, kepada hari Kiamat dan kepada takdir yang baik maupun yang buruk.” Orang tadi berkata, “Engkau benar.” (HR. Muslim. No. 8)
Berdasarkan hadis tersebut, berikut ini rukun iman yang perlu dijalankan dan diyakini bagi umat Muslim:
Iman kepada Allah.
Iman kepada Malaikat.
Iman kepada Kitab-kitab-Nya.
Iman kepada Nabi dan Rasul.
Iman kepada Hari Akhir atau Hari Kiamat.
Iman kepada Qada dan Qadar.
Dari keenam rukun iman tersebut, iman kepada hari akhir menjadi salah satu rukun iman yang perlu diyakini dan dijalani umat Islam. Hari akhir atau hari kiamat merupakan suatu waktu yang akan terjadi pada waktu yang telah ditentukan.
Kondisi hari kiamat yang cukup berat dijelaskan dalam berbagai ayat, salah satunya dalam surat Al A’raf ayat 187 yang berbunyi:
يَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلسَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَىٰهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ رَبِّى ۖ لَا يُجَلِّيهَا لِوَقْتِهَآ إِلَّا هُوَ ۚ ثَقُلَتْ فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضِ ۚ لَا تَأْتِيكُمْ إِلَّا بَغْتَةً ۗ يَسْـَٔلُونَكَ كَأَنَّكَ حَفِىٌّ عَنْهَا ۖ قُلْ إِنَّمَا عِلْمُهَا عِندَ ٱللَّهِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ
Artinya : Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: “Bilakah terjadinya?” Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorangpun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba”. Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: “Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui”. (Q.S. Al A’raf:187)
Dari pemaparan tersebut, kita dapat menyimpulkan makna iman kepada hari akhir adalah meyakini bahwa hari akhir akan tiba di waktu yang telah ditetapkan oleh Allah SWT. Keyakinan ini dapat diwujudkan dengan berbagai cara. Salah satunya dengan memperbanyak ibadah dan amalan baik sebagai bekal kita menghadap Allah dan juga terselamatkan dari kondisi hari akhir yang berat.
Pembahasan mengenai makna iman kepada hari akhir ini dapat Anda pahami untuk memperdalam keimanan dan ketakwaan. Dengan begitu, kita akan menjadi hamba Allah yang selalu dirahmati Allah dalam berbagai kesempatan. (DAP)
