Makna Lagu Kampuang Nan Jauh di Mato dari Sumatra Barat

Penulis kumparan
ยทwaktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kampuang Nan Jauh di Mato merupakan lagu daerah populer yang berasal dari Sumatra Barat. Memiliki lirik dalam bahasa Minangkabau, makna lagu Kampuang Nan Jauh di Mato tentu kurang dipahami oleh masyarakat di luar Sumatra.
Pencipta lagu Kampuang Nan Jauh di Mato adalah Oslan Husein, musisi asal Padang yang terkenal di tahun 1950-an. Lagu ini diciptakannya pada tahun 1931.
Makna Lagu Kampuang Nan Jauh di Mato tentang Kerinduan Kampung Halaman
Lagu Kampuang Nan Jauh di Mato biasanya dinyanyikan orang dengan nada gembira. Dikutip dari buku Merayakan Keberagaman Berbahasa, Abdullah Faqih (2021:228), padahal, makna lagu Kampuang Nan Jauh di Mato menceritakan kerinduan perantau terhadap kampung halamannya.
Kampuang Nan Jauh di Mato sekaligus lagu yang menggambarkan tradisi merantau masyarakat Minangkabau. Masyarakat Minangkabau telah terbiasa untuk mengembara dari satu tempat ke tempat lain untuk meningkatkan taraf hidup.
Masyarakat Minangkabau sedari kecil telah pergi merantau untuk mencapai tujuan. Beberapa di antara tujuan tersebut adalah untuk menuntut ilmu, bekerja, atau melakukan perdagangan.
Saat berada di tanah rantau, tak jarang mereka dihinggapi rasa rindu akan keluarga dan kampung halaman. Terlebih dengan suasana dan keindahan kampung Minang yang ditinggalkan.
Kampung halaman pada lagu Kampuang Nan Jauh di Mato dikisahkan memiliki pemandangan indah yang dikelilingi oleh gunung-gunung dengan udara sejuk. Kebiasaan penduduknya pun suka bergotong royong, baik budinya, dan saling bertoleransi.
Lirik Lagu Kampuang Nan Jauh di Mato dan Artinya
Bagi yang ingin berlatih menyanyikannya, berikut adalah lirik lagu Kampuang Nan Jauh di Mato yang mudah dihafalkan dengan artinya.
Kampuang nan jauh di mato Gunuang sansai bakuliliang Takana jo kawan-kawan nan lamo Sangkek den basuliang-suliang
Panduduknya nan elok Nan suko bagotong-royong Sakik sanang samo-samo diraso Den takana jo kampuang
Takana jo kampuang Induak ayah adiak sadonyo Raso maimbau-imbau den pulang Den takana jo kampuang
Artinya:
Kampung yang jauh di mata Dikelilingi banyak gunung Teringat kawan-kawan lama Sewaktu bermain suling
Penduduknya yang baik Yang suka bergotong-royong Susah dan senang sama sama dirasakan Ku teringat dengan kampung
Teringat dengan kampung Ibu, Ayah, adik dan semuanya Serasa memanggil ku pulang Ku teringat dengan kampung
Baca juga: Arti Lagu Ciinan Bana Fauzana: Indahnya Jatuh Cinta
Makna lagu Kampuang Nan Jauh di Mato menggambarkan kerinduan akan kampung halaman. Rasa rindu ini kerap dihinggapi oleh para perantau dari Minangkabau.(DK)
