Konten dari Pengguna

Makna Lambang Pancasila yang Berada di Perisai Burung Garuda

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Makna Lambang Pancasila sumber foto: Wikimedia
zoom-in-whitePerbesar
Makna Lambang Pancasila sumber foto: Wikimedia

Makna lambang Pancasila merupakan sesuatu yang wajib untuk diketahui, agar kita bisa semakin mengenal dan berjuang untuk meraih cita-cita bangsa Indonesia yang terkandung di dalamnya. Pancasila adalah dasar negara atau ideologi bangsa Indonesia, di mana setiap silanya wajib kita amalkan. Pasalnya dalam sila-sila tersebut, terdapat banyak nilai luhur yang bisa kita jadikan pedoman untuk menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara yang baik.

Seperti yang sudah kita ketahui, Pancasila sendiri dilambangkan dengan sosok burung garuda, yang dipercaya sebagai gambaran dari sebuah kejayaan dan keagungan. Dengan menjadikan burung garuda sebagai simbol ideologi, bangsa Indonesia diharapkan bisa tumbuh menjadi bangsa dan negara yang jaya dan juga agung.

Makna Lambang Pancasila di Perisai Garuda

Selain memiliki perlambangan burung garuda, kelima sila dalam Pancasila juga memiliki simbol atau lambangnya masing-masing. Lambang-lambang tersebut kita lihat pada perisai yang ada pada tubuh burung garuda yakni lambang/simbol bintang emas, rantai, pohon beringin, kepala banteng serta padi dan kapas.

Agar semakin mengenal cita-cita luhur bangsa Indonesia, kita wajib mengetahui makna lambang pancasila yang terdapat pada perisai di tubuh burung garuda tadi. Berikut makna-makna dibalik simbol tersebut:

sumber foto: Pinterest

Bintang Emas pada sila pertama yang berbunyi “Ketuhanan yang Maha Esa” menggambarkan bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang religius dan memiliki kepercayaan bahwa tuhan adalah cahaya kehidupan. Sebagai umat beragama, kita diharapkan dapat menjaga toleransi dan menghormati kepercayaan masing-masing agama yang dianut oleh penduduk yang heterogen.

Rantai pada sila kedua yang berbunyi “Kemanusiaan yang Adil dan Beradab” mengajarkan kita untuk saling tenggang rasa sesama rakyat Indonesia karena pada dasarnya manusia adalah makhluk sosial yang saling berhubungan antara yang satu dengan yang lainnya

Pohon beringin pada sila ketiga yang berbunyi “Persatuan Indonesia” diharapkan dapat memupuk semangat kesatuan dan persatuan yang kuat dan kokoh seperti pohon beringin. Dan menjadi rumah yang nyaman bagi rakyatnya, selayaknya pohon beringin yang meneduhkan

Kepala banteng pada sila keempat “Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan” mengajarkan kita untuk selalu bermusyawarah saat menghadapi kesulitan dan melewatinya bersama-sama

sumber foto: dosenpintar

Padi dan kapas pada sila kelima yang berbunyi “Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia” mengandung makna bahwa semua rakyat Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang sama, tanpa pernah dibedakan berdasarkan status sosial atau golongan. Oleh karena itu, kita harus bisa menghargai satu sama lain.

Sebagai warganegara yang baik, kita diharapkan dapat menerapkan makna lambang Pancasila di atas dalam kehidupan sehari-hari. Mari sama-sama jaga toleransi antar sesama manusia dan saling bersatu padu demi persatuan dan kesatuan NKRI. (HAI)