Makna Nasionalisme dalam Konteks Loyalitas Seorang ASN

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ASN merupakan pegawai pemerintah yang bekerja di bawah instansi pemerintahan Indonesia. Oleh karena itulah, tidak heran jika para ASN dituntut untuk memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Adapun nasionalisme dalam konteks loyalitas seorang ASN dapat dimaknai sebagai rasa cinta yang mendalam terhadap bangsa.
Pada dasarnya, memiliki rasa nasionalisme dalam konteks loyalitas bagi seorang ASN, secara tidak langsung berdampak dengan pekerjaan sehari-hari. Oleh karena itulah, sangat penting bagi setiap ASN untuk memiliki rasa nasionalisme yang tinggi terhadap bangsa Indonesia.
Mengetahui Makna Nasionalisme dalam Konteks Loyalitas Seorang ASN
Mengutip dari buku ASN Berakhlak Bangga Melayani Bangsa, Edi Abdullah (2021), kepanjangan dari ASN adalah Aparatur Sipil Negara. Mereka adalah orang-orang yang bekerja di berbagai instansi pemerintahan, baik pada level pusat maupun daerah.
Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya bahwa nasionalisme dalam konteks loyalitas seorang ASN dapat dimaknai sebagai rasa cinta yang mendalam terhadap bangsa. Selain itu, nasionalisme ini juga dapat meningkatkan kesetiaan ASN terhadap bangsa dan negara.
Adapun perlu diketahui bahwa soal mengenai nasionalisme dalam konteks loyalitas ASN ini sering muncul dalam evaluasi Massive Open Online Course (MOOC) PPPK.
Secara tidak langsung, seorang ASN yang mempunyai sikap nasionalisme, cenderung akan merasa bertanggung jawab untuk memberi kontribusi terbaik dalam memajukan kepentingan dan kesejahteraan negara serta masyarakat.
Bukan hanya itu saja, nasionalisme juga mempunyai implikasi yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pasalnya, seorang ASN yang mempunyai sikap nasionalisme, cenderung akan termotivasi untuk memberi pelayanan yang prima kepada masyarakat.
Hal ini karena mereka menyadari bahwa pelayanan yang baik adalah bagian dari upaya untuk membangun bangsa yang maju dan beradab. Bahkan memperkuat kultur organisasi yang berbasis nasionalisme tidak bisa diabaikan dalam lingkungan ASN itu sendiri.
Sebab, lembaga pemerintahan yang didukung dengan pegawai yang memiliki sikap nasionalisme, tentu akan mampu menciptakan lingkungan kerja yang sehat, harmonis, dan juga produktif. Hal inilah yang secara tidak langsung akan berdampak pada efektivitas dan efisiensi dalam penyelenggaraan pelayanan publik.
Baca Juga: Alasan Indonesia sebagai Negara Maritim dan Agraris
Dari penjelasan di atas, bisa disimpulkan bahwa nasionalisme dalam konteks loyalitas seorang ASN dapat dimaknai sebagai rasa cinta dan kesetiaan yang mendalam terhadap bangsa. (Anne)
