Konten dari Pengguna

Manfaat bagi Negara dalam Penggunaan Transaksi Non Tunai atau Cashless

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Jelaskan Manfaat bagi Negara dalam Penggunaan Transaksi Non Tunai. Sumber: Pexels/iMin Technology
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Jelaskan Manfaat bagi Negara dalam Penggunaan Transaksi Non Tunai. Sumber: Pexels/iMin Technology

Transaksi non tunai merupakan fenomena yang muncul secara beriringan dengan perkembangan teknologi. Transaksi itu mempunyai banyak manfaat, baik bagi masyarakat maupun negara. Jelaskan manfaat bagi negara dalam penggunaan transaksi non tunai!

Salah satu manfaat penggunaan transaksi non tunai bagi negara adalah membantu efisiensi biaya produksi uang kartal. Selain itu, penggunaan transaksi non tunai juga memudahkan negara untuk melakukan efisiensi terhadap biaya pengedaran uang.

Jelaskan Manfaat bagi Negara dalam Penggunaan Transaksi Non Tunai!

Ilustrasi Jelaskan Manfaat bagi Negara dalam Penggunaan Transaksi Non Tunai. Sumber: Pexels/Liza Summer

Masyarakat era digital umumnya pernah melakukan transaksi non tunai. Dikutip dari buku Pengantar Akuntansi, Martaseli, dkk. (2023: 14), transaksi non tunai adalah semua jenis transaksi keuangan yang tidak melibatkan pertukaran uang tunai atau kredit.

Transaksi non tunai memudahkan masyarakat untuk melakukan berbagai transaksi keuangan tanpa menggunakan uang kertas atau logam. Contohnya, saat membayar tola tau membeli minum di kedai kopi.

Selain memudahkan masyarakat dalam melakukan transaksi, transaksi non tunai juga memiliki manfaat bagi negara. Jelaskan manfaat bagi negara dalam penggunaan transaksi non tunai!

Dikutip dari laman Otoritas Jasa Keuangan Sikapi, sikapiuangmu.ojk.go.id, transaksi non tunai memberikan manfaat bagi negara karena banyaknya penggunaan instrumen non tunai akan membantu efisiensi.

Beberapa efisiensi penggunaan transaksi non tunai, meliputi:

  • Efisiensi biaya produksi uang kartal;

  • Efisiensi biaya pengedaran uang kartal;

  • Efisiensi biaya pencabutan uang kartal;

  • Efisiensi biaya penarikan uang kartal; serta

  • Efisiensi biaya pemusnahan uang kartal.

Maksud dari uang kartal itu sendiri adalah uang yang berupa kertas atau logam. Biaya produksi, pengedaran, pencabutan, penarikan, dan pemusnahan uang kartal tentu menjadi lebih efisien saat masyarakat negara menggunakan instrumen non tunai.

Tips Aman Melakukan Transaksi Non Tunai

Ilustrasi Jelaskan Manfaat bagi Negara dalam Penggunaan Transaksi Non Tunai. Sumber: Pexels/Karolina Grabowska

Walaupun transaksi non tunai mempunyai manfaat bagi masyarakat dan negara, setiap orang tetap perlu waspada saat melakukan transaksi tersebut. Kewaspadaan itu menjadi penting agar uang pribadi tetap aman dari ancaman pihak tidak bertanggung jawab.

Beberapa tips aman melakukan transaksi non tunai, yaitu:

  1. Hindari pemindahtanganan akun atau kartu untuk melakukan transaksi non tunai. Satu akun dan satu kartu hanya boleh dimiliki serta digunakan oleh diri sendiri, bukan orang lain.

  2. Utamakan melakukan transaksi dengan menggunakan PIN dan jaga kerahasiaan PIN.

  3. Tetap memiliki uang fisik sebagai cadangan.

  4. Isi uang elektronik sesuai kebutuhan guna mengantisipasi pemborosan akibat transaksi yang terlalu mudah.

  5. Rahasiakan serta simpan data pribadi dengan baik, seperti nomor KTP, KTP, SIM, nama ibu kandung, tempat tanggal lahir, dan sejenisnya.

  6. Selalu cek nama penerima transfer untuk meminimalkan kesalahan transfer.

  7. Selalu cek kredibilitas layanan transaksi non tunai.

Baca juga: Perbedaan dan Persamaan Antara Teknologi Pembayaran Online dengan E-Wallet

Kini, diketahui bahwa instruksi jelaskan manfaat bagi negara dalam penggunaan transaksi non tunai memiliki banyak jawaban. Secara umum, penggunaan transaksi non tunai dapat mengefisienkan biaya-biaya terkait keberadaan uang kartal. (AA)