Manfaat Puasa Mutih Bagi Kesehatan Tubuh dan Mental

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Puasa mutih merupakan salah satu tradisi puasa dalam masyarakat Jawa yang umumnya ditujukan bagi calon pengantin. Mengutip dari buku Mistrik dan Makrifat Sunan Kalijaga, Achmad Chodjim (2003: 54), puasa mutih ialah puasa yang dilakukan seseorang dengan cara hanya memakan makanan yang tawar atau hambar tanpa rasa.
Menurut kepercayaan adat istiadat Jawa, manfaat puasa mutih dapat memberikan pengaruh yang baik bagi kondisi mental seseorang yang menjalankannya.
Puasa mutih juga lazim dikenal sebagai puasa di mana seseorang yang menjalankannya hanya dianjurkan untuk berbuka dengan nasi putih dan air putih saja.
Umumnya puasa mutih tersebut sangat dianjurkan bagi kedua pasangan pengantin Jawa. Adapun tujuan pelaksanaan puasa mutih tersebut ialah untuk melatih kesabaran dan sikap pantang menyerah dari calon mempelai.
Manfaat Puasa Mutih Bagi Kesehatan Fisik dan Mental
Dikutip dari buku Tata Rias, Busana, dan Adat Pernikahan Sunda, Ade Aprilia, Reita Giadi (2013: 14), salah satu manfaat puasa mutih bagi calon pengantin yang paling banyak dipercayai ialah mampu membuat para mempelai semakin manglingi atau membuat orang lain pangling saat melihatnya. Puasa mutih juga dipercaya mampu meningkatkan aura dalam diri seseorang hingga akhirnya ia bisa tampil lebih segar dan beda.
Di samping mampu membuat seseorang tampil lebih segar, manfaat puasa mutih lainnya juga banyak diperuntukan untuk manajemen kesehatan mental. Misalnya saja untuk melatih kesabaran seseorang saat ia hanya mampu mengonsumsi makanan-makanan tawar saja. Kemudian puasa tersebut juga dapat mendorong seseorang untuk lebih bersyukur atas segala nikmat yang ia dapatkan selama ini.
Sedangkan bagi kesehatan tubuh atau fisik, manfaat puasa mutih konon dipercaya dapat membantu tubuh untuk mengeluarkan racun (detoksifikasi).
Pasalnya dengan berpuasa, maka asupan makanan akan berkurang dan hal tersebut memungkinkan metabolisme tubuh bekerja lebih efektif. Mengutip dari situs hellosehat.com, bisa dikatakan bahwa puasa mutih bermanfaat untuk menghasilkan energi yang cepat untuk digunakan dalam aktivitas fisik dalam jangka waktu pendek. Disamping itu, dengan puasa mutih seseorang juga akan mengurangi asupan lemak yang bermanfaat bagi kesehatan.
Meski secara umum puasa mutih dipercaya memiliki banyak manfaat, namun dari segi medis manfaat puasa mutih dalam tradisi Jawa tersebut belum dapat dibuktikan kebenarannya.
Oleh sebab itu, masyarakat dianjurkan untuk tetap mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang guna mencukupi kebutuhan tubuhnya saat berbuka puasa. Jika memang ingin melakukan puasa mutih tadi, maka lakukanlah sesekali saja dan tidak dalam jangka waktu yang lama. (HAI)
