Konten dari Pengguna

Manfaat Wawasan Psikososial untuk Guru dan Juga Murid

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Manfaat Wawasan Psikososial untuk Guru dan Juga Murid (Foto: CDC | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Manfaat Wawasan Psikososial untuk Guru dan Juga Murid (Foto: CDC | Unsplash.com)

Tugas guru selain mengajarkan mata pelajaran wajib adalah memperhatikan psikososial murid. Guru dan murid akan mendapatkan berbagai manfaat dengan memahami psikososial. Salah satu manfaat memiliki wawasan psikososial adalah kualitas pembelajaran akan meningkat. Jelaskan apa saja manfaat wawasan psikososial untuk guru dan juga murid! Simak penjelasannya dalam artikel ini.

Pengertian dan Manfaat Wawasan Psikososial

Ilustrasi Pengertian dan Manfaat Wawasan Psikososial (Foto: Taylor Flowe | Unsplash.com)

Sebelum manfaat wawasan psikososial untuk guru dan murid, mari kita bahas psikososial dahulu.

Apa pengertian psikososial? Dikutip dari buku Covid-19 dan Psikososial Masyarakat di Masa Pandemi oleh Rusman, dkk (2021), psikososial berasal dari kata psiko dan sosial. Psiko mengacu pada aspek psikologis dari individu yang dapat berupa pikiran, perasaan dan perilaku, sedangkan kata sosial mengacu pada hubungan eksternal individu dengan orang disekitarnya.

Psikososial individu dapat terlihat dari sikap yang muncul dari gejala psikis dan sosial, juga akan mempengaruhi satu sama lain. Dampak psikososial adalah suatu perubahan psikis dan sosial yang terjadi setelah adanya peristiwa traumatik. Masalah psikososial merupakan semua perubahan dalam kehidupan individu yang bersifat psikologis atau sosial yang memiliki pengaruh timbal balik dan dianggap sebagai faktor penyebab terjadinya gangguan jiwa (atau kesehatan), atau bisa juga masalah kesehatan jiwa yang berdampak pada lingkungan sosial.

Berikut ini beberapa ciri-ciri masalah psikososial:

  • cemas

  • khawatir secara berlebihan

  • takut

  • merasa mudah tersinggung

  • sulit untuk berkonsentrasi

  • merasa rendah diri

  • perasaan kecewa

  • mudah marah dan agresif

Oleh karena itu guru dan murid memerlukan wawasan psikososial untuk bisa meningkatkan kualitas pembelajaran. Terlebih bagi guru, dengan memiliki wawasan psikososial maka guru akan terbantu untuk mengetahui perkembangan murid. Seperti yang sudah dijelaskan, psikososial adalah gabungan dari aspek psikologis dan sosial pada individu. Hal ini juga berkaitan dengan motivasi dan perkembangan individu, serta perubahan yang terjadi dalam individu yang berhubungan dengan orang di sekitarnya.

Guru bisa mengarahkan dan membangun pribadi murid menjadi positif. Dari sana akan timbul rasa percaya diri pada murid dan meningkatnya konsentrasi murid. Murid yang memiliki rasa percaya diri dan konsentrasi yang bagus tentu saja akan menyerap pelajaran dengan lebih baik dan bisa mendapatkan nilai lebih baik juga.

Perkembangan tersebut selain bisa terjadi karena arahan dari guru, bisa juga terjadi dari proses sosialisasi yang dilakukan murid dengan lingkungannya. Lingkungan yang positif akan menghasilkan perilaku positif bagi murid, sebaliknya lingkungan negatif akan menghasilkan perilaku negatif bagi murid.

Jadi, manfaat wawasan psikososial untuk guru dan juga murid adalah bisa digunakan untuk membentuk perilaku murid, meningkatkan motivasi dan konsentrasi murid, dan guru juga bisa lebih baik dalam membimbing dan mengarahkan murid. (KRIS)