Konten dari Pengguna

Manusia dengan Alam Khayal dalam Seni Lukis

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

ยทwaktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Manusia dengan Alam Khayal dalam Seni Lukis (Foto: Steve Johnson | Unsplash.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Manusia dengan Alam Khayal dalam Seni Lukis (Foto: Steve Johnson | Unsplash.com)

Seni lukis adalah salah satu bentuk karya seni rupa yang bernilai tinggi. Lukisan juga disukai oleh banyak orang karena keindahannya, teknik, dan bahan yang digunakan. Seni lukis memiliki berbagai tema yang salah satunya adalah manusia dengan alam khayal. Apa maksudnya?

Selain manusia dengan alam khayal, masih ada beberapa tema seni lukis lainnya. Agar mengerti, simak penjelasannya dalam artikel ini.

Baca juga: Tujuan Berkarya Seni Lukis beserta Komponennya

Manusia dengan Alam Khayal dan Tema Lain dalam Seni Lukis

Ilustrasi Manusia dengan Alam Khayal dan Tema Lain dalam Seni Lukis (Foto: Birmingham Museums Trust | Unsplash.com)

Sebelum membahas tema seni lukis, pertama kalian harus memahami seni lukis. Dikutip dari Seni Rupa SMP: Seni Lukis, Seni Patung, Seni Grafis, dan Pameran oleh Salasi (2020), seni lukis merupakan pengembangan dari menggambar. Biasanya memiliki keunikan atau ciri khas tersendiri.

Ciri khas yang dimaksud berdasarkan pada tema, corak/gaya, teknik/bahan, dan bentuk dari karya seni lukis tersebut. Demi memenuhi kebutuhan akan cita rasa keindahan, manusia membuat karya seni, seperti seni lukis. Tema yang sering digunakan oleh pelukis biasanya seputar manusia dan hubungan dengan dunianya.

Berikut ini adalah tema seni lukis:

1. Hubungan manusia dengan alam khayal

Pelukis memerlukan imajinasi atau khayalan untuk bisa menciptakan karya yang indah. Khayalan juga membuat pelukis bebas membuat karya tanpa batasan.

2. Hubungan manusia dengan alam benda

Beragam benda di sekitar juga bisa menjadi objek seni lukis. Benda-benda tersebut biasanya berbentuk kubistis, silindris, dan bebas.

  • Bentuk kubistis merupakan bentuk berupa kubus atau yang bentuk dasarnya kubus. Misalnya seperti lemari, kulkas, meja, kursi, dan sebagainya.

  • Bentuk silindris merupakan benda yang bentuk dasarnya bulat atau silindris. Contohnya adalah botol, kendi, teko, gelas, piring, ember, guci, dan sebagainya.

  • Bentuk bebas merupakan benda yang berbentuk tidak beraturan atau yang tidak termasuk bentuk kubistis dan silindris. Contohnya bunga, buah, kain, pakaian, dan sebagainya.

3. Hubungan manusia dengan alam sekitarnya

Alam di sekitar juga sering dijadikan sebagai tema dalam karya seni lukis. Tema alam di sekitar juga bisa digunakan sebagai ekspresi besarnya kuasa Tuhan. Contoh alam sekitar yang bisa dilukis adalah binatang, tumbuhan, sungai, danau, hutan, pantai, laut, langit, pegunungan, dan sebagainya.

4. Manusia dan dirinya sendiri

Pelukis juga bisa menjadikan diri sendiri sebagai objek lukisannya. Ada banyak sekali pelukis terkenal yang yang melukis dengan tema potret diri seperti Affandi, van Gogh, dan sebagainya.

5. Hubungan manusia dengan manusia yang lain

Manusia adalah makhluk sosial, yang artinya manusia tidak bisa hidup sendiri. Manusia selalu berhubungan dengan sesama manusia dengan hubungan persahabatan, persaudaraan, kekeluargaan, kerja sama, emosional, dan lainnya. Contohnya adalah kakak dan adik yang bermain bersama atau keluarga yang sedang piknik bersama.

6. Hubungan manusia dengan kegiatannya

Manusia selalu melakukan berbagai aktivitas dalam kehidupan sehari-hari. Ada aktivitas untuk memenuhi kebutuhan hidup seperti bekerja di sawah atau menjahit, ada juga kegiatan santai seperti membaca buku.

Itulah penjelasan tentang berbagai tema dalam seni lukis. Tema seni lukis bisa disesuaikan dengan kebutuhan atau gaya pelukisnya. (KRIS)