Konten dari Pengguna

Mata Uang Asing sebagai Alat Pembayaran Perdagangan antar Negara

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Mata Uang Asing yang Dipergunakan sebagai Alat Pembayaran Perdagangan Antar Negara    Sumber Unsplash/Jason Leung
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mata Uang Asing yang Dipergunakan sebagai Alat Pembayaran Perdagangan Antar Negara Sumber Unsplash/Jason Leung

Mata uang asing yang dipergunakan sebagai alat pembayaran perdagangan antar negara disebut valuta asing. Valuta asing merupakan salah satu cara pembayaran dalam perdagangan internasional.

Perdagangan internasional adalah perdagangan antar atau lintas negara. Perdagangan ini dilakukan melalui kegiatan ekspor dan impor barang dan jasa.

Mata Uang Asing yang Dipergunakan sebagai Alat Pembayaran Perdagangan Antar Negara disebut Valuta Asing, Simak Ulasannya!

Ilustrasi Mata Uang Asing yang Dipergunakan sebagai Alat Pembayaran Perdagangan Antar Negara Sumber Unsplash/Alexander Mils

Dalam perdagangan internasional, digunakan mata uang sebagai alat pembayaran yang telah disepakati. Mata uang asing yang dipergunakan sebagai alat pembayaran perdagangan antar negara disebut valuta asing.

Dikutip dari buku Membuka Cakrawala Ekonomi, Imamul Arifin (2007:82), valuta asing memiliki catatan kurs resmi di bank sentral. Penggunaan valuta asing atau mata uang asing menjadi syarat pembayaran dalam perdagangan internasional

Hal ini karena umumnya negara-negara yang melakukan jual beli hanya menginginkan pembayaran atas barang yang diberikannya kepada negara lain dengan menggunakan mata uang negaranya.

Jika harus menggunakan mata uang negara lain yang dianggap perlu, maka mata uang tersebut telah ditentukan sebagai standar internasional.

Dari beberapa banyak mata uang yang beredar di dunia, terdapat beberapa mata uang yang dipergunakan sebagai satuan hitung dalam transaksi perdagangan dan alat pembayaran internasional.

Mata uang yang dimaksud umumnya adalah mata uang yang berasal dari negara maju dengan perekonomian kuat dan relatif stabil.

Biasanya, mata uang tersebut sering mengalami apresiasi (kenaikan nilai) dibandingkan dengan mata uang lainnya. Mata uang tersebut disebut mata uang keras (hard currency).

Ada delapan mata uang yang diakui sebagai hard currencies, yaitu:

  1. US Dollar - Amerika Serikat

  2. Deutsche Mark (DM) - Jerman

  3. Yen - Jepang

  4. Poundsterling - Inggris

  5. Franc - Prancis

  6. Canadian Dollar - Canada

  7. Franc - Swiss

  8. Euro - Uni Eropa

Adapun mata uang yang jarang digunakan sebagai alat pembayaran serta nilainya sering mengalami depresiasi (penurunan nilai) disebut soft currency.

Pada umumnya, mata uang ini berasal dari negara-negara yang sedang berkembang, dan perekonomiannya relatif baru dan sedang tumbuh. Misalnya, Indonesia, Malaysia, dan Filipina.

Baca juga: Jenis-Jenis Bilangan Besar dalam Mata Uang

Mata uang asing yang dipergunakan sebagai alat pembayaran perdagangan antar negara disebut valuta asing. Valuta asing atau foreign currency, adalah mata uang asing yang cenderung stabil atau mengalami kenaikan. (DK)