Memahami Alasan Pembuatan Peta Harus Ada Tahun Pembuatan

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam pembuatan peta, terdapat beberapa unsur yang harus diperhatikan. Salah satu di antaranya adalah tahun pembuatan. Hal ini memunculkan pertanyaan, mengapa dalam pembuatan peta harus ada tahun pembuatan?
Padahal, ketika melihat di gawai tidak ditemukan adanya tahun pembuatan. Di sisi lain, secara umum peta dunia memiliki bentuk yang sama sejak zaman dahulu. Inilah yang membuat orang kenapa dalam membuat peta harus memperhatikan tahun pembuatan.
Mengapa dalam Pembuatan Peta Harus Ada Tahun Pembuatan
Peta atau yang dalam bahasa Inggris disebut map diambil dari bahasa Yunani “mappa” yang artinya taplak atau kain penutup meja.
Pengertian peta secara umum adalah rupa permukaan bumi yang digambarkan menggunakan suatu sistem proyeksi dengan skala tertentu sehingga dapat disajikan dalam bidang datar.
Peta bisa dalam bentuk dua dimensi atau tiga dimensi. Ilmu yang mempelajari pembuatan peta disebut kartografi.
Adanya peta sangat bermanfaat bagi manusia, di antaranya yakni:
Menunjukan posisi atau lokasi suatu wilayah di muka bumi.
Memperlihatkan atau menggambarkan fenomena-fenomena dalam bentuk-bentuk permukaan bumi.
Memperlihatkan ukuran, luas daerah, dan jarak di permukaan bumi.
Menyajikan informasi dalam konteks keruangan.
Di sisi lain, peta dibuat karena memiliki tujuan yakni:
Membantu suatu pekerjaan, misalnya untuk konstruksi jalan, navigasi, atau perencanaan.
Analisis data spasial.
Menyimpan informasi.
Membantu dalam pembuatan suatu desain.
Komunikasi informasi ruang.
Lalu bagaimana dengan jawaban dari pertanyaan mengapa dalam pembuatan peta harus ada tahun pembuatan?
Dikutip dari Buku Siswa Geografi untuk SMA/MA Kelas X oleh Dadan Tri Atmoko dan Rudarti (2021), pembuat dan tahun pembuatan pada peta merupakan petunjuk siapa yang mengeluarkan atau membuat peta tersebut, serta kapan waktu peta tersebut dibuat.
Informasi ini digunakan sebagai dasar untuk menentukan apakah peta tersebut memiliki kesahihan untuk digunakan atau tidak.
Peta rupa bumi Indonesia (RBI) oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) adalah contoh peta yang memiliki kesahihan tinggi karena diproduksi oleh lembaga yang kompeten. Tahun pembuatan memberikan informasi tentang kekinian dari peta tersebut.
Peta dengan tahun pembuatan yang lama akan diragukan kebenaran isinya, jika peta tersebut memuat tema-tema yang bersifat dinamis seperti jumlah atau kepadatan penduduk.
Tahun pembuatan tidak terlalu bermasalah jika peta tersebut memuat tema yang bersifat statis, seperti peta geologi, geomorfologi, dan jenis tanah.
Baca Juga: Pengertian, Fungsi, dan Tujuan Pembuatan Peta
Jawaban dari pertanyaan mengapa dalam pembuatan peta harus ada tahun pembuatan adalah supaya terbukti kesahihannya. Sehingga, data yang disajikan bersifat kekinian dan tidak menyesatkan orang.(MZM)
