Konten dari Pengguna

Memahami Arti Annadhofatu Minal Iman dalam Kehidupan Umat Islam

Berita Terkini

Berita Terkini

Penulis kumparan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi wanita mencuci tangan. Sumber: www.freepik.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi wanita mencuci tangan. Sumber: www.freepik.com

Sebagai umat Muslim pernah mendengar ucapan annadhofatu minal iman? Ucapan tersebut merupakan perintah kepada seluruh umat Muslim untuk senantiasa menjaga kebersihan. Menjaga kebersihan merupakan salah satu aktivitas yang baik, terlebih pada saat pandemi COVID-19, yang mengharuskan kita untuk sering mencuci tangan.

Arti Annadhofatul Minal Iman

Adapun arti dari arti annadhofatu minal iman yang dikutip dari buku Kamus muslimah cerdas karya Tanti Arisha (2018: 36),

النَّظَافَةُ مِنَ الْإيْمَانِ

Annadhofatu minal iman

Artinya, “Kebersihan adalah Sebagian dari Iman.”

Hadist ini sering kali dianggap sebagai sabda dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Namun perawai atau jalur hadist ini sangatlah lemah berdasarkan berbagai sisi. Sederhananya hadist ini tidak dapat dipertanggung jawabkan.

Namun dengan tidak benarnya hadist tersebut membuat seorang Muslim diperbolehkan untuk tidak menjaga kebersihan?

Walaupun hadist annadhofatu minal iman tidak dapat dipertanggung jawabkan, namun dalam Alquran dan hadist menjelaskan tentang anjuran untuk senantiasa berbuat kebersihan.

Seperti dalam Surat Al Mudatstsir ayat 4 yang artinya,

Dan pakaianmu bersihkanlah.”

Maksud dari pakaianmu bersihkanlah adalah basuh dengan air.

Selain itu juga dijelaskan dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda,

Jika salah seorang dari kalian bangun dari tidurnya maka janganlah dia mencelupkan tangannya ke bejana sampai dia membasuhnya tiga kali, karena sesungguhnya dia tidak mengetahui dimanakah tangannya bermalam.” (HR. Muslim).

Ilustrasi wanita membersihkan rumah. Sumber: www.freepik.com

Agama Islam juga mengajarkan umatnya untuk senantiasa dalam keadaan bersih, terutama ketika hendak beribadah. Contoh melaksanakan kebersihan sesuai ajaran agama Islam yakni:

1. Wudhu

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa sebelum melaksanakan ibadah, diwajibkan untuk didahului dengan berwudhu. Berwudhu merupakan cara mengghilangkan hadas dan najis kecil. Gerakan wudhu merupana membersihkan berbagai bagian badan dengan aliran air.

2. Mandi

Mandi merupakan upaya yang dilakukan untuk membersihkan dari hadas besar. Mandi merupakan membersihkan seluruh tubuh dengan air, sehingga kotoran dalam tubuh dapat terlepas dan terhindar dari berbagai macam penyakit.

3. Membersihkan Pekarangan Rumah

Membersihkan pekarangan rumah merupakan salah satu upaya untuk berperilaku akan kebersihan lingkungan. Membersihkan pekarangan rumah merupakan anjuran dari Rasulullah. Sebagaimana yang dijelaskan dari Sa’ad radhiyallahu ‘anhu berkata,

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Bersihkanlah pekarangan kalian karena sesungguhnya kaum yahudi tidak membersihkan pekarangan mereka.” (HR. Ath Tahbarani no. 3935)

Walaupun hadist annadhofatu minal iman kebenarannya diragukan, namun kita dapat mengambil hikmah di dalamnya. Selain itu dalam Alquran dan hadist memerintahkan kita untuk senantiasa melakukan kebersihan. (MZM)