Memahami Aturan Head to Head Liga Champion Sepak Bola

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Aturan head to head Liga Champion adalah sistem penentuan peringkat antara dua atau lebih tim yang memiliki jumlah poin yang sama di akhir babak grup turnamen. Aturan head to head telah ditentukan oleh UEFA sebelumnya.
Aturan ini biasanya digunakan untuk menentukan urutan peringkat tim di grup. Khususnya, jika mereka memiliki jumlah poin yang sama setelah semua pertandingan dalam fase grup selesai.
Apa Saja Aturan Head to Head Liga Champion?
Liga Champions atau UEFA Champions League, adalah salah satu kompetisi sepak bola klub paling bergengsi di dunia. Diselenggarakan oleh Union of European Football Associations (UEFA) dan menjadi turnamen tahunan yang berisi klub-klub terbaik dari berbagai liga sepak bola di Eropa.
Berdasarkan buku Mengenal Sepak Bola, Lutfi Avianto, (2012), Liga Champions terdiri dari beberapa fase. Mulai dari fase grup dan fase gugur, yang mencakup babak 16 besar, perempat final, semi final, hingga akhir.
Aturan head to head Liga Champion digunakan untuk menentukan peringkat tim jika mereka memiliki jumlah poin yang sama setelah semua pertandingan grup selesai. Peraturan ini digunakan untuk menghindari menggunakan selisih gol atau gol tandang sebagai penentu peringkat.
Berikut adalah aturan head to head dalam Liga Champions:
1. Pertandingan Head to Head
Pertama-tama, hasil dari pertandingan langsung antara tim-tim yang memiliki jumlah poin yang sama akan menjadi faktor penentu. Tim yang menang dalam pertandingan head to head akan mendapatkan keunggulan.
2. Jika Terjadi Seri dalam Pertandingan Head to Head
Jika pertandingan head to head antara dua tim berakhir seri, kriteria berikut akan diterapkan dalam urutan untuk menentukan peringkat:
Jumlah gol tandang: Tim yang mencetak lebih banyak gol tandang dalam pertandingan head to head akan diberi keunggulan.
Jika kedua tim mencetak jumlah gol tandang yang sama, maka aturan head to head akan diterapkan kembali untuk pertandingan-pertandingan spesifik di antara kedua tim tersebut.
Jika kedua tim masih berada pada posisi yang sama setelah melalui langkah-langkah di atas, kriteria yang sama akan diterapkan untuk semua pertandingan grup yang dimainkan oleh kedua tim. Lalu peringkat akan ditentukan berdasarkan hasil akhir dari seluruh pertandingan grup.
3. Jika Masih Terjadi Seri
Jika kedua tim masih memiliki jumlah poin yang sama setelah menerapkan semua aturan di atas, keputusan akhir akan dilakukan berdasarkan undian atau pengundian yang dilakukan oleh UEFA.
Baca Juga: Ragam Tujuan dari Taktik Penyerangan dalam Permainan Sepak Bola
Dengan demikian, aturan head to head Liga Champion merupakan cara yang adil untuk menentukan peringkat tim. Khususnya jika terjadi keadaan seri setelah semua pertandingan sepak bola antara semua grup selesai. (DNR)
