Memahami Bentuk Ragam Hias Umumnya Memiliki Pola dan Susunan dalam Karya Seni

Penulis kumparan
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ragam hias merupakan salah satu bentuk karya seni yang sudah ada sejak lama. Untuk bentuk ragam hias umumnya memiliki pola atau susunan yang hampir sama.
Akan tetapi, pola tersebut dapat bervariasi yang biasanya terinspirasi dengan hal-hal di sekitar. Hal tersebut yang menjadi nilai jual ragam hias dan menjadi identitas suatu daerah.
Bentuk Ragam Hias Umumnya Memiliki Pola atau Susunan yang Ada dalam Karya Seni
Dikutip dari Buku Siswa Seni Budaya SMP/MTs Kelas 7 oleh Sudaryati dan Boiman (2021) ragam hias secara etimologis berasal dari bahasa Yunani “ornare” yang artinya hiasan atau menghias.
Seni ragam hias dapat dikatakan sebagai susunan dari suatu aturan tertentu, dengan penempatan pola ragam hias tergantung dari tujuan.
Bentuk ragam hias umumnya memiliki pola atau susunan yang diulang-ulang, dengan pola yang dapat berupa pola ragam hias teratur, terukur, serta memiliki keseimbangan.
Akan tetapi, pola tersebut sangat bervariasi dan biasanya terinspirasi dari hal-hal di sekitar seperti flora, fauna, lingkungan alam, dan budaya daerah yang diabadikan oleh masyarakat yang diabadikan dalam bentuk-bentuk bangunan atau arsitektur rumah adat daerah.
Untuk pola dari ragam hias sendiri ada beberapa macam, yakni:
Pola simetris yang terbentuk dari susunan motif-motif ragam hias dengan keseimbangan dan bentuk yang sama dalam susunannya.
Pola asimetris terbentuk dari komposisi yang tidak berimbang. Akan tetapi memiliki proporsi, komposisi, dan kesatuan yang harmoni.
Pola ragam hias tepi yang terbentuk dari pengulangan bentuk sebelumnya dan digunakan untuk menghias bagian tepi.
Pola ragam hias menyudut dengan membentuk pola segitiga dan umumnya memiliki bentuk ragam hias yang berbeda dan disesuaikan dengan bentuk ragam hias yang sudah ada.
Pola ragam hias gabungan merupakan pola ragam hias memusat dengan bentuk coraknya berdiri sendiri, dan biasanya gabungan dari beberapa ragam hias dan membentuk ragam hias baru.
Pola ragam hias beraturan terbentuk dari bidang dan corak yang sama dan susunan polanya merupakan pengulangan dari bentuk sebelumnya dengan ukuran yang sama.
Pola ragam hias tidak beraturan. Pola yang satu ini lebih bervariasi karena terdiri dari beberapa motif yang berbeda dan tidak mengikuti pola proporsi dan komposisi yang seimbang.
Baca Juga: Kesan yang Ditimbulkan oleh Ragam Hias dengan Motif Bunga Naga pada Seni Rupa
Sekarang sudah tahu jawaban dari pertanyaan bentuk ragam hias umumnya memiliki pola atau susunan yang bukan? Semoga informasi di atas bermanfaat dan menambah wawasan tentang karya seni.(MZM)
