Memahami Faktor-Faktor yang Menentukan Ide Desain Produk

Penulis kumparan
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Berita Terkini tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desain merupakan kegiatan yang memiliki kaitan dengan seni karena memiliki nilai praktis sekaligus estetis bagi suatu produk. Tuliskan faktor-faktor yang menentukan ide desain produk!
Secara umum, menentukan ide desain produk harus mempertimbangkan kesesuaian suatu desain dengan produk yang akan dipasarkan. Adapun faktor yang perlu dipertimbangkan, yaitu fokus produk, kegunaan produk, target konsumen, dan harmonisasi.
Tuliskan Faktor-Faktor yang Menentukan Ide Desain Produk!
Desain merupakan kosakata bahasa Indonesia yang mempunyai kaitan erat dengan seni. Dikutip dari laman KBBI VI Daring, kbbi.kemdikbud.go.id, arti desain adalah motif, pola, atau corak.
Namun, ketika berbicara tentang desain produk, desain tidak hanya sekedar seni dengan nilai estetis. Desain produk memiliki peran penting bagi perkembangan produk tersebut karena berkaitan dengan beberapa aspek, seperti:
Representasi perusahaan;
Daya tarik bagi konsumen atau klien;
Kepercayaan konsumen atau klien;
Originalitas produk; dan sebagainya.
Kondisi tersebut membuat kegiatan desain produk harus dilakukan secara matang dimulai dari menentukan ide desainnya. Tuliskan faktor-faktor yang menentukan ide desain produk.
Setiap desainer bisa saja memiliki faktor tersendiri yang menjadi acuannya dalam menentukan ide desain produk. Walaupun demikian, penentuan ide desain produk tetap memiliki acuan umum. Berikut empat acuan umum dalam menentukan ide desain produk.
1. Fokus Produk
Ketika akan mendesain produk, seorang desainer harus mengetahui fokus produk tersebut. Salah satu contoh adalah desain susu kemasan. Ketika menentukan ide desain susu kemasan, seorang desainer perlu mengetahui fokus produk, seperti:
Keunggulan susu tersebut dibandingkan dengan produk sejenis;
Kandungan nutrisi susu;
Misi dari produk susu tersebut (untuk kesehatan, suplemen, atau minuman saja); dan lain-lain.
2. Kegunaan Produk
Faktor kedua adalah mengetahui kegunaan produk. Pengetahuan ini penting untuk dimiliki agar proses mencari ide menjadi lebih mudah.
Salah satu contoh adalah ketika mengetahui bahwa sebuah produk berfungsi untuk mengukur berat badan, ide desain produk dapat fokus pada bentuk yang ergonomis, antara lain:
Kaca datar yang mampu menahan beban ratusan kilogram;
Layar digital yang menunjukkan ukuran berat; dan sebagainya.
3. Target Konsumen Produk
Faktor ketiga adalah memahami target konsumen produk. Hal itu diperlukan karena setiap konsumen mempunyai preferensi yang berbeda-beda sehingga desain yang dapat menarik perhatiannya juga berbeda.
Contohnya, desain jam tangan. Konsumen usia anak cenderung menyukai desain yang berwarna-warni dan ceria. Berbeda dengan konsumen usia dewasa muda yang lebih suka dengan desain monokrom atau klasik agar terlihat elegan.
4. Harmonisasi
Dikutip dari buku Dari Seni dan Desain, Mukhirah dan Nurbaiti (2018: 36), harmoni merupakan prinsip yang paling penting di antara semua prinsip desain. Harmoni adalah prinsip dalam seni yang menimbulkan adanya kesatuan melalui pemilihan serta susunan objek dan ide-ide.
Harmonisasi menjadi sangat penting agar hasil desain produk tampak selaras sebagai satu kesatuan citra. Jika tidak ada harmonisasi, suatu desain dapat terasa seperti bentuk atau ilustrasi yang tampak acak dan terpisah.
Baca juga: 3 Faktor yang Harus Dicantumkan pada Desain Produk Pendahuluan
Jadi, jawaban dari tuliskan faktor-faktor yang menentukan ide desain produk adalah fokus produk, kegunaan produk, target konsumen produk, dan harmonisasi. Selain faktor tersebut, seorang desainer bisa saja memiliki acuan tersendiri dalam mendesain produk. (AA)
